Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Pengendara Satria Fu Tewas Tabrakan dengan Gran Max dari Arah Berlawanan saat Nyalip

Senin (4/5/2026) siang, kecelakaan maut terjadi di Jalan Ngagel, Wonokromo, Surabaya.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
KECELAKAAN - Pemotor Suzuki Satria Fu tewas setelah terlibat tabrakan dengan mobil Daihatsu Gran Max di Jalan Ngagel, Wonokromo, Surabaya, pada Senin (4/5/2026) siang. (Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi) 

"Motor L-3459-VJ semula berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampai di TKP tidak hati-hati dan saat mendahului kendaran di depannya berjalan pada lajur berlawanan sehingga terjadi kecelakaan dengan Mobil H-1638-NF yang berjalan dari arah utara ke selatan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com

Sementara itu, pengendara mobil JA menceritakan, dirinya sudah mengemudikan mobil sesuai lajurnya saat melintasi ruas jalan tersebut. 

Setibanya di lokasi, dirinya terpaksa mengurangi laju mobil hingga berhenti, karena di depannya terdapat pemotor dari arah berlawanan yang sedang bermanuver mendahului kendaraan di depannya. 

Namun, haluan jalur yang dimanfaatkan pemotor tersebut untuk bermanuver menyalip kendaraan itu, memakan badan jalan lajur arah berlawanan yang hendak dilintasinya. 

Tak pelak, pemotor tersebut terlibat kecelakaan dengan bodi depan mobilnya. Akibatnya, kedua korban dari pihak pengendara motor dan penumpangnya terkapar. 

"Saya dari saya, sepeda motornya dari sana berlawanan. Nah saya, kelihatan dia nyalip, ambil jalan saya. Saya berhenti total, sudah saya klakson, ternyata menambah kecepatan. Jadi kecelakaan itu. Iya lawan arah (si pemotor), dia boncengan. Enggak pakai (helm). Dia lawan harus," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi. 

JA mengaku memilih menghentikan laju mobilnya karena menyadari bahwa pemotor tersebut semakin kencang laju kecepatannya. 

Ia tidak dapat berbuat banyak selain itu, karena kendaraannya bisa saja menabrak pembatas atau tercebur ke sungai di pinggir badan jalan jembatan tersebut. 

"Cepet kejadiannya orang dia banter kok. Kita berhenti kok. Enggak bisa hindar. Karena kiri saya ada jembatan, ke kiri ya kita nyemplung," pungkasnya.

Imbauan polisi

Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara, secara langsung dengan terjun ke lapangan ataupun memanfaatkan berbagai macam platform medsos kekinian. 

Supriono mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu, peraturan, etika serta kedisiplinan dalam berlalu lintas selama berkendara di jalanan. 

Sebelum mulai berkendara jarak jauh atau dekat, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, standar dan aman. 

Kemudian, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan memiliki ketahan kuat.

"Jangan memaksakan diri. Kalau merasa tubuh sudah lelah atau mengantuk di perjalanan, segera menepi ke tempat aman atau rest area yang tersedia untuk beristirahat memulihkan kondisi kebugaran dan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan," katanya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved