Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Warga Bakar Rumah Bandar Narkoba yang Berhasil Kabur saat Digerebek Polisi

Jumat (8/5/2026), warga membakar rumah milik seorang bandar narkoba di Jalan Rambutan.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com
BAKAR RUMAH: Tangkapan layar video warga melakukan pembakaran di rumah terduga bandar narkoba di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (8/5/2026) malam. (KOMPAS.COM/Dok. Warga) 

TRIBUNJATENG.COM, ROKAN HILIR - Jumat (8/5/2026), warga membakar rumah milik bandar narkoba di Jalan Rambutan, Kepenghuluan Bagan Cempedak, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Warga sudah resah terhadap peredaran narkotika di kawasan tersebut hingga akhirnya melampiaskan kemarahan dengan menggeruduk dan membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba berinisial HP alias Hen Pokak.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha Prawira, memberikan keterangan.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Jadi Bandar Narkoba, Puluhan Ribu Butir Obat Keras Disita saat Penangkapan

Ia mengatakan bahwa aksi massa tersebut terjadi bertepatan dengan upaya petugas melakukan penggerebekan di lokasi tersebut.

"Hasil penyelidikan kita padukan dengan informasi dari masyarakat, sering adanya peredaran narkoba di kawasan Jalan Rambutan, Kecamatan Rantau Kopar," kata Putu, Sabtu (9/5/2026).

Kronologi

Kasus ini bermula ketika tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau menangkap seorang pengedar sabu berinisial RP di wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis, pada Jumat siang.

Dari hasil interogasi, RP mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari Hen Pokak yang bermukim di Kepenghuluan Cempedak.

Namun, saat petugas bergerak melakukan penggerebekan di rumah yang dituju, Hen Pokak berhasil meloloskan diri.

Di saat yang bersamaan, ratusan warga yang sudah telanjur geram berkumpul di sekitar lokasi.

"Pelaku kabur saat penggerebekan. Saat ini petugas tengah melakukan pengejaran," jelas Putu.

Aksi massa berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Warga yang merasa lingkungannya dirusak oleh peredaran narkoba kemudian membakar sebagian bangunan rumah milik Hen Pokak.

Tidak hanya itu, warga juga berbondong-bondong mendatangi Polsek Rantau Kopar untuk menuntut pihak kepolisian segera menangkap sang bandar.

Putu menambahkan, meski terjadi aksi pembakaran, masyarakat pada dasarnya sangat mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved