Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Disekap dan Dirudapaksa di Rumah Mewah, Mahasiswi Berhasil Kabur dengan Tangan Terikat

Kasus terungkap setelah korban berhasil keluar dari rumah dalam kondisi tangan masih terikat.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
istimewa
ILUSTRASI PENYEKAPAN: Seorang mahasiswi diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di sebuah rumah mewah kawasan perumahan elite di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Wanita yang berasal dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, itu disebut disekap selama tiga hari oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook. (ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - Seorang mahasiswi diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di sebuah rumah mewah kawasan perumahan elite di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Mahasiswi tersebut berinisial MA (21).

Wanita yang berasal dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, itu disebut disekap selama tiga hari oleh pria yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Baca juga: Gadis 17 Tahun Disekap WNA Bandar Narkoba, Dering Telepon Gagalkan Aksi Rudapaksa

Kasus tersebut terungkap setelah korban berhasil keluar dari rumah dalam kondisi tangan masih terikat.

Warga yang melihat korban terduduk lemas di depan rumah kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Petugas dari Polsek langsung mendatangi lokasi tersebut. Setelah tiba di TKP, benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latif, dikonfirmasi Rabu (13/5/2026) malam.

Korban kemudian diamankan petugas untuk mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar.

Berawal cari kerja di media sosial

Latif mengatakan, peristiwa penyekapan tersebut bermula saat korban mencari pekerjaan melalui media sosial.

“Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian dimaksud,” ujar Latif.

Latif menyebut korban bahkan diminta untuk menginap di rumah tersebut oleh pelaku yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.

“Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang serta menginap di rumah tersebut,” tuturnya.

Dalam proses pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, muncul dugaan adanya tindak pemerkosaan yang dialami korban selama berada di rumah tersebut.

“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP,” beber dia.

Rumah disewa 3 hari

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved