Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Bocah SD Bawa Motor ke Sekolah Dicegat Begal Sepulang Ujian

Bocah SD nyaris menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan atau aksi begal motor pada Selasa (12/5/2026).

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Thinkstock
ILUSTRASI BEGAL: Bocah SD asal Desa Buwek, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, nyaris menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan atau aksi begal motor pada Selasa (12/5/2026). Pihak kepolisian menyayangkan sikap orang tua yang mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah. (Thinkstock) 

TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG – Bocah SD asal Desa Buwek, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, nyaris menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan atau aksi begal motor pada Selasa (12/5/2026).

Pihak kepolisian menyayangkan sikap orang tua yang mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Selain melanggar aturan lalu lintas, membiarkan anak mengendarai motor dinilai rawan memicu aksi kejahatan jalanan.

Baca juga: Aksi Gagal, Begal Lindas Mahasiswi Unpad yang Jatuh saat Berusaha Selamatkan Diri

Kronologi

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi saat korban tengah dalam perjalanan pulang ke rumah setelah mengikuti ujian sekolah di wilayah Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Saat berkendara sendirian menggunakan sepeda motor, korban mendadak dihentikan oleh orang yang tidak dikenalnya di tengah jalan.

Terduga pelaku kemudian memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motor yang sedang dikendarainya.

Beruntung, aksi kriminalitas tersebut berhasil digagalkan sebelum pelaku sempat membawa kabur motor korban.

"Kemungkinan tepergok warga dan akhirnya tidak sampai jadi korban," kata Suprapto saat memberikan keterangan di Mapolres Lumajang, Rabu (13/5/2026).

Suprapto menambahkan, sejauh ini pihak kepolisian tidak menerima laporan resmi dari pihak korban maupun keluarga terkait insiden tersebut.

Meski demikian, aparat kepolisian bergerak cepat ke lapangan untuk mengumpulkan informasi.

"Korban tidak laporan, tapi tim sudah melakukan lidik dan ternyata tidak ada yang hilang," ujarnya.

Polisi soroti kelalaian orang tua 

Menanggapi peristiwa ini, Polres Lumajang memberikan perhatian khusus pada faktor kelalaian orang tua.

Pihak kepolisian menyayangkan mengapa anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah dilepas membawa kendaraan bermotor seorang diri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved