Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Tukang Ngarit Carok Tuntaskan Dendam Lama: Abdul Tewas, Wasil Kritis

Adu bacok mengunakan celurit mengakibatkan Abdul Karim tewas di tangan tetangganya.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
OLAH TKP CAROK: Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) carok dua tukang ngarit di Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026). (Tribun Jatim Network/Imam Nawawi) 

TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG - Kasus carok atau duel dengan senjata tajam antartukang ngarit terjadi di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2026).

Polisi mulai melakukan penyelidikan.

Adu bacok mengunakan celurit mengakibatkan Abdul Karim Marzuki (55) Warga Dusun Krajan 2, Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah, tewas di tangan tetangganya bernama Wasil (44).

Baca juga: Pria Ngamuk Bawa Parang, Ayah dan Dua Tetangga Luka Berat hingga Satu Nyawa Melayang

Wasil juga terluka di bagian perut dan kondisinya kritis.

Keduanya sekarang masih berada di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Prass Ardinata mengatakan penganiayan dengan pemberatan tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB hingga 11.30 WIB.

"Satu korban meninggal dunia, satu mengalami luka berat," bebernya.

Kejadian bermula ketika pelaku dan korban bertemu di jalan dan serempetan saat mengendarai sepeda motor.

"Saat perjalanan, Wasil menuju kebunnya. Terjadinya cekcok di situ, sehingga Abdul Karim tidak terima," paparnya.

Setelah itu Abdul Karim kembali ke rumahnya untuk mengambil celurit. 

Kemudian tukang ngarit ini mendatangi kembali Wasil di perkebunan sengon Desa Sumberwringin.

"Dan menantang duel, hingga terjadi carok. Satu pihak meninggal di tempat dan satunya mengalami luka berat di bagian perut," ungkap Pras.

Pras mengungkapan, para korban yang melakukan carok tersebut masih tetangga dan memiliki hubungan kerabat. 

Keduanya sudah punya konflik sejak lama.

"Masih katogori kerabat. Informasi dari warga sekitar, meraka punya dendam lama," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved