Berita Regional
Tak Datang di Hari Pernikahan, Anggota Densus 88 Dilaporkan Calon Istri ke Propam Polri
Seorang anggota Densus 88 Antiteror dilaporkan ke Propam Polri oleh calon istrinya.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Keluarga Anisa lantas menerobos masuk ke dalam kamar untuk melihat kondisi Briptu Alim.
Ternyata, kondisi Briptu Alim tidak separah yang diceritakan.
"Saya masuk masih mengenakan busana pengantin lengkap. Saat melihat langsung kondisinya di dalam kamar, ternyata dia tidak sakit parah seperti yang diceritakan, "kata Anisa, dikutip dari TribunTernate.com.
Petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) yang sudah bersiap di rumah tersebut sempat memberikan solusi.
Apabila mempelai pria memang kesulitan menggerakkan tangan, prosesi ijab kabul bisa diwakilkan.
Namun, Briptu Alim menolak solusi tersebut.
Kecewa dengan penolakan itu, keluarga Anisa memutuskan langsung pulang.
Lapor ke Propam Polri
Karena merasa dirugikan dan harus menanggung malu, Anisa memutuskan melaporkan calon suaminya kepada Propam Polri.
Laporan itu disampaikan Anisa melalui layanan pengaduan online Propam Polri.
Laporan tersebut telah diverifikasi oleh Kasubbag Trimlap untuk selanjutnya diteruskan ke Densus 88.
“Benar, saya sudah membuat laporan melalui layanan pengaduan online Propam,” kata Anisa saat dikonfirmasi TribunTernate.com via WhatsApp, Jumat.
Menurut Anisa, laporan itu dibuat karena Briptu Alim dan keluarga tidak menunjukkan itikad baik untuk memberikan penjelasan setelah somasi awal dilayangkan.
Ia mengaku mengalami tekanan mental dan merasa dipermalukan di hari pernikahannya.
Oleh karena itu, dirinya menempuh jalur hukum dan menuntut ganti rugi Rp400 juta.
“Somasi awal sudah kami layangkan, tetapi tidak diindahkan sehingga saya juga membuat laporan pengaduan online ke Yanduan Propam,” ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Briptu Alim, Anggota Densus 88 Dilaporkan Calon Istri karena Tak Datang di Hari Pernikahan
Baca juga: Kotak Sumbangan Berisi Rp 15 juta Lenyap, Tangis Pengantin Pecah di Pagi Hari
| Kronologi Oknum Polisi Tak Datang di Hari Pernikahan, Sebut Mendadak Sakit Parah, Ternyata. . . |
|
|---|
| “Salam Laki-laki! Harga Diri Harga Mati,” Teriak Tersangka Pembunuh Mertua saat Rekonstruksi |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Tewaskan Mahasiswi, Korban Terpental ke Kolong Truk |
|
|---|
| Gaya Pencuri Motor Pamer Rasanya Ngefly di Depan Kapolres saat Interogasi, "Sesudahnya Lapar" |
|
|---|
| Usia 65 Tahun, bank bjb Fokus Inovasi Digital hingga Dukungan UMKM dan Ekonomi Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260523_BATAL-NIKAH.jpg)