10 Fakta Kasus Polisi Banten Lempar Helm, Pelajar Violent Agra Castillo Koma 4 Hari
Seorang pelajar SMK di Kota Serang, Violent Agra Castillo (16), masih koma di ruang ICU RSUD Banten usai dilempar helm oleh Polisi
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
9. Bripda MA Diperiksa Propam, Polda Tanggung Biaya Perawatan
Polda Banten memastikan sudah menemui keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf dan memastikan biaya perawatan korban ditanggung sepenuhnya. Selain itu, Bripda MA yang melempar helm kini sudah ditempatkan dalam pemeriksaan Bidpropam Polda Banten. Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum dan kode etik berjalan.
10. Kasus Dapat Sorotan Publik, Dorongan Transparansi Penyelidikan
Kasus ini langsung menjadi viral di media sosial karena melibatkan aparat yang seharusnya melindungi masyarakat. Banyak warganet menyoroti tindakan represif berupa lemparan helm yang dianggap tidak proporsional. Publik kini mendesak agar penyelidikan dilakukan secara transparan, baik terhadap tindakan Bripda MA maupun tanggung jawab institusi kepolisian dalam peristiwa ini.
Dengan rangkaian fakta tersebut, kasus Violent Agra Castillo bukan hanya sekadar kecelakaan lalu lintas, melainkan menyangkut penggunaan kewenangan aparat dalam bertindak di lapangan. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan Propam serta perkembangan kondisi kesehatan korban yang masih berjuang di ruang ICU.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.