PSIS Semarang
Ini Penyebab PSIS Semarang Takluk 0-5 dari PSS Sleman
PSIS Semarang lagi-lagi gagal mengamankan poin saat berstatus tuan rumah ketika dilumat habis PSS Sleman.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang lagi-lagi gagal mengamankan poin saat berstatus tuan rumah ketika dilumat habis PSS Sleman dengan skor telak 5-0 pada laga lanjutan Grup timur Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (19/10/2025) malam
Pertandingan yang berlangsung panas itu menunjukkan dominasi penuh dari tim tamu, baik dari segi permainan maupun statistik di lapangan. Berdasarkan data resmi yang diunggah akun @liga2match, PSS Sleman unggul jauh dalam penguasaan bola, peluang, hingga akurasi umpan.
Dalam statistik pertandingan, PSS Sleman mencatat 67 persen penguasaan bola, berbanding jauh dengan PSIS yang hanya memperoleh 33 persen.
Baca juga: Formula Baru yang Dijanjikan Coach Ega Raka Tak Terbukti, PSIS Semarang Dibantai Lagi
Baca juga: Mahesa Jenar Terancam Turun ke Liga 3, Warga Semarang Tandatangani Petisi Selamatkan PSIS
• Kisah Sedih Sopir Truk Gaji Rp 9 Juta Nangis Serahkan 3 Anaknya ke Panti: Tak Mampu Biayai Hidup
• Kesaksian Hilya Lihat Sepasang Pendaki Tewas Gancet di Gunung, Akhirnya Dipotong
Tim asuhan pelatih Sleman juga tampil lebih efektif dalam menyerang, dengan 16 total tembakan dan 9 di antaranya tepat sasaran, sementara PSIS hanya mampu melepaskan 5 tembakan dan 1 on target.
Dari sisi distribusi bola, PSS juga jauh lebih rapi dengan 466 umpan sukses dari total 531 percobaan (akurasi 87 persen), sedangkan PSIS hanya mampu mencatat 239 umpan dari 315 percobaan (akurasi 75 persen ).
PSS menciptakan 11 peluang emas, sementara PSIS hanya satu kali benar-benar mengancam.
Secara defensif, PSIS sebenarnya unggul dalam jumlah intersep (27) dan tekel (14) dibanding PSS yang mencatat masing-masing 22 dan 10, namun pertahanan mereka tetap tidak mampu membendung agresivitas serangan Sleman.
Hasil tersebut membuat PSIS gagal memperpendek perolehan poin mereka dengan tim pesaing di papan bawah. PSIS sejauh ini masih berada di dasar klasemen grup timur dengan koleksi 1 poin.
Satu-satunya hasil tanpa kekalahan didapatkan PSIS saat bertandang ke Palu melawan Persipal.
Kekalahan atas PSS diakui caretaker PSIS, Ega Raka Ghalih mengecewakan.
"Hasil yang cukup mengecewakan. Yang awalnya kita bertekad untuk poin penuh, tapi kita tidak bisa mewujudkan itu. Kita mulai dengan ada beberapa kesalahan dari pemain kita dan gol cepat dari lawan juga. Itu mempengaruhi psikologis kita," kata Ega Raka.
Pelatih berusia 42 Tahun itu coba merubah skema bermain di babak kedua. Meski berjalan sedikit lebih baik, namun timnya masih sulit mencetak gol.
"Di babak kedua saya berusaha untuk mengubah taktikal, dan itu cukup memberikan harapan sampai menit 12, kita sudah bisa menguasai, mengontrol permainan. Tapi sayang, lagi-lagi ada kesalahan," katanya.
"Di belakang, sehingga terjadi gol dan itu cukup sulit untuk mengembalikan lagi kepercayaan pemain," ungkapnya.
Sementara pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis menyebut kemenangan ini tak lepas dari kerja keras para pemainnya di lapangan.
"Apresiasi setinggi-tingginya buat pemain yang bekerja keras, tanpa kenal lelah dan hasil yang kita dapat membuat kita lebih percaya diri lagi ke pertandingan selanjutnya," katanya.
Bagi PSS, kemenangan ini membuat mereka mantap mengambil alih puncak klasemen grup timur dengan poin sempurna dari enam laga yang sudah dijalani. (*)
| Respons Panser Biru Usai Widodo C Putro Jadi Pelatih PSIS: Ada Harapan Balik ke Liga 1 |
|
|---|
| Manajemen PSIS Semarang Siapkan Belanja Pemain Besar-Besaran, Widodo C Putro: Tidak Mudah |
|
|---|
| Sambut Hangat Kehadirannya, Suporter Berharap Tuah Widodo C Putro |
|
|---|
| Usai Tunjuk Widodo C Putro, Manajemen PSIS Langsung Bergerak Susun Skuad Baru |
|
|---|
| Widodo C Putro Ajak Semua Elemen PSIS Semarang Bersinergi Demi Kembali Promosi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251020_PSIS-SEMARANG-Striker-PSIS-Semarang-Amir-Hamzah.jpg)