Berita Kriminal
Tawuran Maut Antar Kelompok Mahasiswa Tewaskan Satu Orang, Dipicu Adu Mulut
Aksi bentrokan antar kelompok mahasiswa terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (27/12/2025) dini hari.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Bentrokan antar kelompok mahasiswa terjadi di kawasan kos-kosan mahasiswa di Kota Malang pada dini hari.
- Insiden tersebut menyebabkan satu mahasiswa meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius.
- Polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak yang terlibat dalam bentrok tersebut.
TRIBUNJATENG.COM - Aksi bentrokan antar kelompok mahasiswa terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (27/12/2025) dini hari.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua mahasiswa lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa bentrok berlangsung di Jalan Telaga Warna Blok E, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru.
Kawasan tersebut dikenal sebagai lingkungan rumah kos yang banyak dihuni mahasiswa.
Salah seorang warga setempat, Galimun (49), mengungkapkan bahwa bentrokan melibatkan puluhan orang yang terbagi dalam dua kelompok.
Ketegangan bermula dari adu mulut sebelum berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam.
Baca juga: Detik-detik Irwan Irwanto Warga Brebes Babak Belur Dihajar Warga, Gagal Curi Motor di Pom Bensin
Baca juga: Sosok Amal Said Dosen ASN Viral Ludahi Kasir Swalayan Ternyata Bergelar Doktor
Baca juga: Begini Penampakan Sajam yang Diamankan Polisi dari Belaran Remaja di Kudus: Pelaku di Bawah Umur
“Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, warga tidak ada yang berani keluar waktu itu,” kata Galimun, Sabtu (27/12/2025).
Menurut keterangan warga, salah satu korban sempat terjatuh di lokasi kejadian dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Korban tewas diketahui berinisial AKN (23), mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, dua korban lainnya berinisial DKG (24) dan OKB (23), yang juga berasal dari NTT, mengalami luka cukup serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Ada satu meninggal dunia, yang dua korban kritis. Informasinya yang kritis dibawa ke Rumah Sakit UMM,” bebernya.
Dari informasi yang diterima Galimun, korban tewas mengalami luka bacok yang cukup parah di sejumlah bagian tubuh.
Luka tersebut di antaranya di bagian kepala, perut, wajah hingga punggung.
“Ada tujuh luka tusukan di tubuh korban, hingga dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya.
| Residivis Sok Jago Tantang Warga dan Polisi, Nyali Langsung Ciut Saat Jimat Dibakar Polisi |
|
|---|
| Suami Cemburu, Bu Bidan Dituduh Selingkuh Lalu DIhajar Batu Sampai Tewas. Jasad Dibuang ke Drainase |
|
|---|
| Pria Paruh Baya di Banyumas Setubuhi Anak Disabilitas Hingga Hamil, Korban Diberi Uang Rp10 Ribu |
|
|---|
| Datang dari Bekasi, 2 Pria Asal Lampung Timur dan Surabaya Ditangkap Setelah Mencuri di Banyumas |
|
|---|
| Perkembangan Kasus Pembunuhan Bilqis Bocah 11 Tahun di Sragen, Polisi Lakukan Konfrontasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-jenazah-Kompascom.jpg)