Tribunjateng Hari ini
Ariyanto Gendong Lansia di Tengah Kobaran Api yang Membakar Rumah di Kranggan Semarang
Suasana di kampung itu berubah mencekam. Api tiba-tiba membesar dari bagian belakang rumah. Isi dapur dan kamar samping tak terselamatkan.
Penulis: Moh Anhar | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ariyanto (40) terduduk lelah di antara para tetangga, Sabtu (10/1) sore. Di hadapannya, sebuah rumah di Jalan Kranggan Dalam, Semarang Tengah, Kota Semarang, berdiri dalam kondisi hangus sebagian.
Dinding belakang menghitam, atap berlubang, dan sisa-sisa kebakaran masih terasa menyengat. Genangan air bekas pemadaman terasa panas, seusai terkena api yang baru saja mereda.
Beberapa jam sebelumnya, suasana di kampung itu berubah mencekam. Api tiba-tiba membesar dari bagian belakang rumah. Isi dapur dan kamar samping tak terselamatkan.
Barang-barang hangus, termasuk sepeda yang kini hanya menyisakan rangka besi. Asap hitam membumbung tinggi, memancing kepanikan warga yang berlarian keluar rumah.
Di tengah kepanikan itu, seorang lansia, Tan Lan Siang (84), berada sendirian di dalam rumah. Ariyanto, yang berada tak jauh dari lokasi, langsung bergegas mendekat. Api sudah besar saat dia tiba. Di dalam rumah, lansia itu justru tampak hendak menuju ruang yang menjadi titik kebakaran.
“Yang ada di rumah cuma emaknya saja. Saya lihat beliau malah mau ke ruang tempat kebakarannya, padahal api sudah besar,” kata Ariyanto saat ditemui Tribun Jateng.
Tanpa banyak pikir, Ariyanto bersama dua warga lainnya mencegah langkah sang lansia. Meski masih bisa berjalan, gerakannya lambat dan sehari-hari menggunakan kursi roda. Situasi tak memungkinkan untuk menunggu lebih lama.
“Saya dua orang langsung mencegah dan menggendong beliau. Kursi rodanya juga saya keluarkan. Karena api sudah terlanjur besar, saya fokus menyelamatkan ke emaknya dahulu,” imbuh dia.
Di tengah panas dan kepulan asap, Ariyanto menggendong Tan Lan Siang keluar rumah. Bagi dia, harta benda bukanlah prioritas. Keselamatan jiwa menjadi satu-satunya hal yang ada di benaknya saat itu. Tak lama berselang, warga lain berupaya menyiram api dengan peralatan seadanya. Laporan pun segera masuk ke layanan darurat.
“Saya langsung menghubungi 112 dan memberikan info lokasi ke pemadam kebakaran,” kata Ivana, warga setempat.
Puluhan petugas pemadam kebakaran datang dengan enam unit mobil. Sebanyak 35 personel diterjunkan untuk menjinakkan api yang melalap rumah dua lantai tersebut.
“Kondisi kebakaran dugaan belum diketahui. Yang terbakar rumah dua lantai, bagian belakang,” kata Komandan Peleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Kusdiyanto.
Sekitar pukul 16.00 WIB, api padam. Ketua RT 6 RW 1 Kelurahan Kranggan, Apvinia, menyebut kekompakan warga menjadi kunci dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah warga sini sigap semua, kompak semua menolong saat ada musibah kebakaran seperti ini. Yang penting jiwa Ibu Tan Lan Siang terselamatkan,” ujarnya.
Rumah itu dihuni oleh tiga jiwa dari dua kepala keluarga. Selain Tan, terdapat anak perempuan dan satu cucunya.
Hingga kini, pihak RT belum mendata kerusakan dan kerugian material akibat kebakaran tersebut. (Reza Gustav)
| Heri Black Irit Bicara Seusai Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Bea Cukai |
|
|---|
| Eks-Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Laporkan Kakak ke Polisi soal Penggelapan |
|
|---|
| Riza Pernah Ditendang Sapi saat Lakukan Pemeriksaan Kebuntingan |
|
|---|
| Noel Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Sertifikasi K3 |
|
|---|
| Uji Nyali Bergelantungan Turuni Tebing, Ini Keseruan Wisata Canyoneering di Curug Silancur Kebumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-11-Januari-2026.jpg)