Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pekalongan

Inggit Soraya : Rakor Perdana Momentum Evaluasi dan Penguatan Program PAUD di Kota Pekalongan

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan bahwa rapat koordinasi (rakor) perdana Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Kominfo Kota Pekalongan
RAPAT KERJA - Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya membuka rakor yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Selasa (13/1/2026). Inggit Soraya, menegaskan bahwa rapat koordinasi (rakor) perdana Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tahun 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, sekaligus penguatan program pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan bahwa rapat koordinasi (rakor) perdana Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tahun 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, sekaligus penguatan program pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Pekalongan.

Hal tersebut disampaikannya, saat membuka rakor yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Selasa (13/1/2026).

Inggit Soraya menyampaikan, bahwa rakor perdana ini tidak hanya menjadi agenda awal tahun, tetapi juga wadah refleksi bersama bagi seluruh pengurus Pokja Bunda PAUD dalam menilai capaian program yang telah berjalan sepanjang tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah, ini merupakan kegiatan pertama di tahun 2026. Kita melakukan evaluasi terhadap program-program yang sudah berjalan, termasuk yang belum maksimal, agar dapat diperbaiki bersama."

Baca juga: Perkuat Pelaksanaan Program MBG Pemkab Grobogan Gelar Rakor dan Evaluasi, Menham RI Beri Arahan

Baca juga: Rektor UIN Saizu Terima Kunjungan Bupati Purbalingga, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Lingkungan

"Rakor ini juga menjadi sarana koordinasi, untuk menghadapi berbagai kendala sekaligus melahirkan program baru yang lebih inovatif," ujar Inggit.

Ia menjelaskan, bahwa sejumlah program prioritas tetap menjadi fokus Pokja Bunda PAUD, di antaranya wajib belajar 13 tahun, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, serta penguatan layanan kesehatan anak melalui posyandu.

Pada tahun 2026 ini, Pokja juga meluncurkan program baru Jarring AUD yang berkolaborasi dengan posyandu. Jarring Aud ini adalah, penjaringan anak usia dini yang belum sekolah paud.

"Melalui program Jarring AUD, berbagai layanan bagi anak usia dini diharapkan dapat terintegrasi dengan baik sehingga pelaksanaannya lebih terarah dan tidak tercecer," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Inggit Soraya juga mengungkapkan, rasa syukur atas capaian prestasi Bunda PAUD Kota Pekalongan yang berhasil meraih penghargaan berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim.

"Prestasi ini menjadi kebanggaan, sekaligus kehormatan bagi kita semua. Ini adalah hasil kerja tim yang solid dan kompak."

"Semoga, menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program PAUD di Kota Pekalongan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan, Sherly Imandha, menambahkan bahwa rakor perdana ini juga membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan cakupan layanan PAUD.

Ia menyoroti, perlunya penguatan program Jarring AUD, Kampung Wajib Belajar 13 Tahun, serta penyesuaian regulasi terkait Peraturan Wali Kota tentang wajib belajar 13 tahun.

"Ada beberapa hal yang perlu direvisi, termasuk penambahan wajib belajar satu tahun pra-SD serta penguatan PAUD Holistik Integratif yang kini berkembang menjadi 13 indikator," terang Sherly.

Ia berharap, melalui penguatan program dan regulasi tersebut, angka partisipasi kasar (APK) PAUD di Kota Pekalongan dapat meningkat secara bertahap dan merata. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved