Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendaki Hilang

Nasib Dzikri Pendaki Hilang Tapi Teman-temannya Tak Lapor Petugas dan Langsung Pulang

Nasib tragis dialami pendaki Muhammad Dzikri Maulana (16) ia hilang saat saat melakukan pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Tiktok
Kondisi Terkini Kawah Ijen setelah seorang pendaki hilang. 

TRIBUNJATENG.COM - Nasib tragis dialami pendaki Muhammad Dzikri Maulana (16) ia hilang saat saat melakukan pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.

Yang membuat tragis adalah empat temannya yang mendaki bersama justru tidak melaporkan hilangnya Dzikri ke petugas.

Mereka langsung pulang ke rumah masing-masing.

Petugas baru tahu ada pendaki hilang setelah orang tua Dzikri melapor karena anaknya tak kunjung sampai rumah.

Baca juga: Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo Dilengkapi Fasilitas Penginapan Pendaki hingga Arena Tinju, Gratis!

Baca juga: Terminal Mendolo Wonosobo Kini Multifungsi, Ada Penginapan Pendaki Hingga Arena Tinju

Seorang pendaki bernama Muhammad Dzikri Maulana (16) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026) dini hari bersama empat temannya. 

Namun, meski Dzikri hilang saat pendakian bersama, teman-temannya memilih turun dan pulang tanpa melaporkan kejadian tersebut kepada petugas jaga.

"4 anak tidak melaporkan, langsung pulang ke rumah masing-masing sekitar pukul 08.00 WIB," kata Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, Kamis (19/2/2026).

Kejadian hilangnya Dzikri baru dilaporkan ke petugas jaga oleh keluarganya sekitar dua jam kemudian setelah anaknya tidak pulang ke rumah.

Diterangkan Rusdi, saat melakukan pendakian, Dzikri mendaki bersama 1 teman lainnya dan seorang guide yang juga tetangganya.

Sementara 3 rekan lainnya mendaki dengan menyewa troli.

"Untuk guide bukan mendampingi tetapi karena tetangga dan kenal saja sehingga bareng naiknya, sedangkan guide itu sendiri bawa tamu," terang Rusdi.

Sesampainya di kawah, kelima anak tersebut beristirahat di sekitar kawah, tepatnya di pertigaan jalan ke kawah dan sunrise point.

Namun menurut kesaksian teman Dzikri, remaja asal Desa Tamansari Kecamatan Licin itu sudah tidak ada ketika mereka selesai istirahat.

"Setelahnya, keempat teman korban melanjutkan perjalanan turun dan sampai di area Paltuding," tuturnya.

Sementara itu, upaya pencarian terus dilakukan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, tim SAR gabungan telah melakukan operasi pencarian pada hari pertama hingga dini hari namun hasilnya nihil.

Pencarian kembali dilakukan hari ini diperluas dengan melibatkan 41 personil gabungan.

Terdiri dari tim rescue Kantor SAR, BPBD, Polsek, Koramil, KSDA Gunung Ijen, SAR Independent, dan warga setempat. (*)

Sumber: kompas.com

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved