Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Polisi Diduga Intimidasi Polisi, Bripda Setyono Diminta Damai Setelah Dikeroyok Warga

Bripda Setyono seorang anggota polisi diduga diintimidasi polisi dengan jabatan yang lebih tinggi.

Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Meski demikian, korban menolak upaya perdamaian tersebut dan tetap menginginkan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Aparat penegak hukum seharusnya memberikan dukungan terhadap upaya korban dalam mencari keadilan. 

Pasalnya, setiap warga negara, termasuk anggota kepolisian, memiliki hak yang sama untuk memperoleh keadilan melalui proses hukum.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Nusaniwe AKP. Johan Anakotta membenarkan adanya kasus pengeroyokan tersebut. 

Namun ia membantah tudingan telah melakukan intervensi atau intimidasi terhadap korban.

“Dia itu lebay. Saya itu bukan intervensi, saya hanya menyarankan untuk berdamai,” ujar Johan saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dimintai keterangan oleh Propam setelah adanya laporan terkait dirinya kepada Kapolda Maluku.

“Beta ini baru dari Propam diperiksa karena dia lapor soal ini,” katanya.

Menurut Johan, saran perdamaian disampaikan hanya sebagai nasihat, bukan tekanan kepada korban. 

Ia menilai pendekatan damai masih dimungkinkan dalam penanganan perkara tertentu melalui mekanisme restorative justice.

“Mekanisme restorative justice tetap dimungkinkan sepanjang ada kesepakatan para pihak.

Beta ini kan sudah anggap dia seperti anak sendiri, jadi beta kasih saran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari kemungkinan menjadi korban maupun pelaku.

“Maksudnya katong ini hidup berputar, bisa saja besok katong jadi korban, bisa juga jadi pelaku.

Itu bukan intervensi atau intimidasi karena katong tidak paksa dia,” katanya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved