Berita Kebakaran
Duka Usai Salat Id, Gudang Terbakar Tewaskan Perempuan Lansia
Suasana Hari Raya Idul Fitri di wilayah Padukuhan Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Kebakaran gudang di Kulon Progo menewaskan seorang perempuan lansia saat keluarga sedang salat Id.
- Api cepat membesar karena material pertanian yang mudah terbakar di dalam gudang.
- Korban ditemukan meninggal di lokasi, dan keluarga menerima kejadian sebagai musibah.
TRIBUNJATENG.COM - Suasana Hari Raya Idul Fitri di wilayah Padukuhan Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berubah menjadi duka.
Sebuah kebakaran yang terjadi di gudang semi permanen di belakang rumah warga menewaskan seorang perempuan lanjut usia berinisial R (59), Sabtu (21/3/2026) pagi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keluarga korban tengah melaksanakan Salat Id.
Korban diketahui berada seorang diri di rumah ketika kebakaran terjadi.
Warga setempat mengenal R sebagai istri seorang petani hortikultura dan pembudidaya ikan.
Dalam beberapa tahun terakhir, korban diketahui sering sakit dan lebih banyak beraktivitas di rumah.
Dukuh Gupit, Martono, mengungkapkan bahwa keluarga korban meninggalkan rumah untuk menunaikan ibadah salat Id sejak pagi.
Baca juga: Empat Pemuda di Kudus Ditangkap Gegara Melawan saat Motor RX King yang Digeber Disita Polisi
“Keluarga sedang meninggalkan rumah untuk salat Id.
Keluarga ini Idul Fitri pada hari ini,” kata Dukuh Gupit, Martono, saat dihubungi via telepon, Sabtu.
Api Cepat Membesar
Sekembalinya dari salat Id, suami korban bersama anaknya mendapati gudang yang berada beberapa meter dari rumah utama sudah dalam kondisi terbakar.
Gudang tersebut merupakan bangunan semi permanen yang digunakan untuk menyimpan berbagai perlengkapan pertanian seperti plastik mulsa dan pupuk, yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar.
“Gudangnya kecil dan terpisah dari rumah, sehingga rumah utama aman. Tapi material di dalamnya mudah terbakar, jadi api cepat membesar,” ujar Martono.
Warga Padamkan Api Secara Manual
| Ribuan Ayam Mati Terpanggang, Kebakaran di Mrebet Purbalingga Rugikan Peternak hingga Rp750 Juta |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Kebakaran SMKN 5 Semarang, Api Hanguskan Ruang AutoCAD Jurusan Arsitektur |
|
|---|
| Dini Hari Mencekam, Api Hanguskan Ruko dan Tewaskan 11 Orang |
|
|---|
| Ledakan Hebat Saat Tongkang Minyak Hangus Dilalap Api, Satu Korban Tewas |
|
|---|
| Menegangkan, Lansia Pikun Selamat dari Kebakaran Hebat di Purbalingga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201-_-Kebakaran-Ruko-Tekstil-di-Tangerang-Selatan.jpg)