Banjir Kendal
Ini Dugaan Penyebab Jalan Sumberrejo Kaliwungu Kendal Sering Banjir
Andi kerap kali terjebak banjir saat melintasi jalan Sumberrejo Kaliwungu Kabupaten Kendal.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Andi kerap kali terjebak banjir saat melintasi jalan Sumberrejo Kaliwungu Kabupaten Kendal. Jalur yang merupakan akses utama menuju Kaliwungu itu sering tergenang banjir saat hujan intensitas tinggi selama 1-2 jam.
Andi menceritakan, ketinggian banjir bisa mencapai setengah lutut orang dewasa. Beruntung motor yang ia kendarai tak mogok menerjang banjir.
"Waktu itu saya sudah kehujanan dari arah Semarang mau ke Kendal lewat Kaliwungu. Ternyata di sini sudah banjir," kata Andi mengawali obrolan di sebuah warung kopi pinggir jalan Kaliwungu, Minggu (1/2/2026).
Andi menuturkan, dirinya tak tahu jika jalan tersebut menjadi langganan banjir dan terpaksa menerobos genangan air.
Baca juga: "Saya Mau Lari Takut" Kesaksian Zaenuri Saat Puting Beliung Terjang Pabelan Semarang, 32 Rumah Rusak
Baca juga: Komisi C DPRD Wonosobo Dorong Pelaksanaan Infrastruktur Dimulai Sejak Awal Tahun
"Kalau tahu ada banjir ya saya lewat jalan lingkar. Soalnya pernah lewat situ pas hujan, tapi enggak banjir," ujarnya.
Cerita serupa juga pernah dialami Nanda, yang terjebak banjir Sumberrejo saat ia baru saja pulang shift malam. Dia menerabas lebatnya hujan yang mengguyur Kaliwungu, dan motornya pun berakhir mogok.
"Kan ya cepet-cepet pingin langsung pulang ke rumah. Soalnya hujan enggak reda-reda," tuturnya.
Warga sekitar, Imran telah terbiasa hidup berdampingan dengan banjir di jalan Sumberrejo Kaliwungu. Dikatakannya, banjir hanya merendam jalan dan tak sampai masuk ke rumahnya.
"Rumah saya lebih tinggi, jadi enggak masuk airnya. Sudah langganan setiap tahun di sini itu," imbuhnya.
Ia tak menampik jika banjir di jalan Sumberrejo terjadi saat hujan deras mengguyur sekitar 1-2 jam. Namun banjir perlahan berangsur surut saat hujan mulai reda.
"Paling setelah satu jam itu langsung surut, enggak lama," sambungnya.
Menurut dia, banjir disebabkan karena selokan yang berada di pinggir jalan mampet sehingga menyumbat aliran air.
Ia pun berharap Pemkab Kendal segera melakukan normalisasi selokan tersebut.
"Selokan ada tapi tidak berfungsi, bertahun-tahun mungkin. Saya yang tinggal di sini sejak 2020 ya jalan itu sudah kerap banjir," imbuhnya.
Kepala Dinas PUPR Kendal, Sudaryanto menerangkan pihaknya akan segera melakukan penanganan dan normalisasi drainase yang mampet tersebut.
| Kariyem Terobos Genangan demi Sekarung Beras, 250 Rumah di Sudipayung Kendal Terendam Banjir |
|
|---|
| Dewi Kecele, Kantor Samsat Kendal Masih Kebanjiran, Layanan Pajak 5 Tahunan Dialihkan |
|
|---|
| 4 Hari Pantura Kendal Masih Terendam Banjir, Arah Semarang Macet Panjang |
|
|---|
| Banjir Kebondalem Kendal Belum Surut, Warga Inisiatif Bangun Dapur Umum |
|
|---|
| Rumah Solikin Jebol Dihantam Banjir, Karung Pasir Tak Bisa Menahan Luapan Sungai Waridin Kendal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260201_KERAP-BANJIR-Kondisi-di-Jalan-raya-Sumberrejo-Kaliwungu.jpg)