Kecelakaan Maut
Kecelakaan Maut Renggut Dua Nyawa Dalam Semalam di Jepara, Kecelakaan Motor vs Delman
Buntut insiden kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa korban dalam semalam menjadi perhatian khusus jajaran Satlantas Polres Jepara.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Buntut insiden kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa korban dalam semalam menjadi perhatian khusus jajaran Satlantas Polres Jepara.
Dari tiga lokasi kejadian kecelakaan berbeda dalam kurun waktu semalam, melibatkan lima korban.
Dua di antaranya meninggal di lokasi kejadian, tiga korban lain dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Baca juga: Siapa Pemenang Indonesian Idol 2026? Wakil Semarang Celyna Grace Tampil Memukau di Grand Final
Baca juga: Hari Ini Rupiah Tembus Rp17.713 per Dolar AS, Akankah Keajaiban Era BJ Habibie Terulang?
Korban meninggal terlibat kecelakaan di Jalan KH. Ahmad Fauzan di depan Kantor Pengadilan Negeri Jepara Kelurahan Pengkol, Kecamatan Kota Jepara melibatkan sepeda motor dengan delman.
Pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan kusir delman mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit.
Korban lain yang meninggal terlibat kecelakaan di ruas Jalan Raya Jepara – Kudus, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan melibatkan sepeda motor dengan truk kontainer. Korban pengendara sepeda motor meninggal di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto menyampaikan, setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya memasang baner bertuliskan peringatan kepada masyarakat di dua lokasi terjadinya kecelakaan maut.
Peringatan sekaligus imbauan tersebut ditujukan kepada pengguna jalan agar lebih hati-hati dalam berkendara.
Dengan menyampaikan informasi bahwa di lokasi pemasangan baner peringatan telah terjadi kecelakaan mengakibatkan korban meninggal.
"Tujuan kami adalah sebagai peringatan bahwa di sini (lokasi pemasangan imbauan) baru saja terjadi kecelakaan. Supaya pengendara lebih hati-hati dan sebagai pengingat dalam berkendara," terangnya, Selasa (19/5/2026).
Iptu Riyanto menegaskan bahwa setiap terjadinya kecelakaan menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan.
Artinya istirahatlah sejenak ketika kondisi lelah dan mengantuk saat berkendara, serta mematuhi rambu-rambu dan aturan dalam berkendara.
"Banyak faktor yang mendasari terjadinya kecelakaan. Bisa karena pelanggaran, kelalaian, bisa saja human eror. Untuk meminimalisir itu, cek kendaraan secara berkala dan pastikaj kondisi kesehatan fit ketika hendak memulai perjalanan. Jangan lupa lengkapi perlengkapan dalam berkendara dan patuhi rambu lalu lintas," ujar dia. (Sam)
| Kecelakaan Maut Chevrolet Terjun ke Sungai di Grobogan, Sopir Tewas Penumpang Dilarikan ke RS |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Ertiga Tabrak Rumah 2 Orang Tewas, Mobil Melaju Kencang |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Ambulans GP Ansor VS Truk di Purworejo, Sopir Tewas Terjepit |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut Truk Koperasi Desa Merah Putih di Brebes, Sopir Kurang Konsentrasi |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Maut di Kawasan BSB Semarang Satu Meninggal, Vario Melaju Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260519_PASANG-PERINGATAN-Jajaran-Satlantas-Polres-Jepara.jpg)