kominfo kota pekalongan
80 Persen Jalan Rusak di Kota Pekalongan Akibat Cuaca Ekstrem
Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, mengintensifkan penanganan kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Cuaca ekstrem yang ditandai dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, berdampak signifikan terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kota Pekalongan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mencatat, sekitar 80 persen ruas jalan kota mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga sedang.
Baca juga: Dishub Kota Pekalongan Siapkan Bus Mudik Gratis dari Jakarta
Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus mengintensifkan penanganan kerusakan jalan di berbagai titik secara bertahap.
Tim teknis diterjunkan setiap hari, guna memastikan proses perbaikan dapat segera dilakukan, meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang kerap berubah.
"Sejumlah ruas jalan yang telah dan tengah dilakukan perbaikan di antaranya Jalan Pattimura, Jalan Seruni, Jalan Subhanasa, khususnya dari Markas Kodim 0710/Pekalongan menuju kawasan Binagriya, serta Jalan Pelita dan Jalan Karya Bakti," katanya, Kamis (26/2/2026).
Dalam pelaksanaan di lapangan, DPUPR membagi tim menjadi dua shift kerja setiap hari, yakni shift pagi hingga siang dan dilanjutkan shift siang hingga sore.
Rata-rata, satu shift menangani satu ruas jalan, sehingga dalam satu hari minimal dua titik dapat dilakukan penanganan.
Namun demikian, proses perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu bersamaan.
Luasnya cakupan kerusakan serta faktor cuaca menjadi kendala utama dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
"Saat hujan turun, pekerjaan perbaikan terpaksa dihentikan guna menjaga kualitas material yang telah dipasang agar tidak hanyut terbawa air," imbuhnya.
Saat ini, DPUPR telah mengantongi daftar sekitar 20 ruas jalan yang masuk dalam antrean perbaikan.
Seluruh titik tersebut direncanakan akan ditangani dalam kurun waktu satu hingga sepuluh hari ke depan dengan menyesuaikan kondisi cuaca serta kesiapan tim di lapangan.
Baca juga: Setahun Fadia Arafiq-Sukirman, Kabupaten Pekalongan Catat Kemajuan Ekonomi dan Infrastruktur
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang kondisinya belum sepenuhnya optimal.
Pengendara diminta tidak memacu kendaraan terlalu cepat guna menghindari risiko kecelakaan.
"Selain itu, kami juga membuka ruang partisipasi masyarakat, untuk melaporkan ruas jalan yang mengalami kerusakan. Informasi dari warga dinilai sangat membantu, dalam mempercepat pemetaan serta menentukan prioritas penanganan di lapangan," tambahnya. (Dro)
| Cegah Predator Seksual Masuk Pesantren, Pengasuh Ponpes Ikuti Pelatihan Khusus |
|
|---|
| Nawal Yasin: Anak Butuh Pendampingan, Bukan Tekanan |
|
|---|
| Rumah Livelihood Jadi Senjata Baru Hadapi Rob dan Kemiskinan Pesisir di Pekalongan |
|
|---|
| 30 Kebakaran Terjadi, Damkar Ingatkan Bahaya Api di Musim Kemarau |
|
|---|
| 28 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Pemkot Pekalongan Libatkan PKK dan Ponpes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260226_DPUPR-Kota-Pekalongan-perbaikan-jalan_1.jpg)