Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2026

Jelang Lebaran, Warga Berbondong-bondong Datangi Gerakan Pangan Murah

Menjelang Hari Raya Idulfitri, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Matara

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
GPM PEKALONGAN - Warga saat memadati lapangan Mataram Kota Pekalongan, pada gerakan pangan murah, Sabtu (7/3/2026). Dok Kominfo Kota Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Menjelang Hari Raya Idulfitri, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Sabtu (7/3/2026).

Antusiasme warga terlihat, dari antrean panjang yang sudah terbentuk sejak pagi. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang lebih terjangkau.


Warga Tirto, Fakoh (40), mengaku sengaja datang untuk membeli sejumlah bahan pokok karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran.


"Saya beli beras, gula, sama minyak. Harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Beras Rp 65.000, minyak Rp 14.500, gula Rp 15.500. Selisihnya lumayan banyak," ujarnya.


Namun, untuk menjaga pemerataan, pembelian bahan pokok dibatasi bagi setiap pengunjung. Setiap orang hanya diperbolehkan membeli satu kemasan beras, dua liter minyak goreng, dan dua kilogram gula pasir.


"Kalau beli dibatasi. Satu orang bisa beli beras satu, minyak dua, gula dua," tambahnya.


Hal serupa disampaikan Tijah (62), warga Kramatsari, yang mengaku sudah datang sejak pukul 06.00 WIB untuk mengantre agar tidak kehabisan bahan pokok.

Baca juga: Pemudik Hati-hati Melintas di Pantura Kaliwungu Kendal, Minim Penerangan Tiang Lampu Hanya Pajangan


"Saya antre dari jam enam pagi. Beli beras, minyak sama gula," katanya.


Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan GPM jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar. Ia menyebut harga beras di pasar sekitar Rp 14.000 per kilogram, sementara di kegiatan GPM hanya sekitar Rp11.000 per kilogram.


"Minyak di pasar sekitar Rp 18.000, di sini Rp14.500. Gula di pasar Rp 18.000, di sini Rp 15.500," jelasnya.


Ia berharap, kegiatan serupa dapat kembali digelar agar masyarakat bisa terbantu memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari raya.


"Harapannya, ada lagi kegiatan seperti ini dan semoga masih ada rezeki untuk bisa beli lagi,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut, pemerintah bersama berbagai pihak menyediakan sejumlah komoditas utama seperti beras premium Rp 65.000 per kemasan, beras SPHP Rp 55.000 per kemasan, minyak goreng Rp 14.400 per liter, gula pasir Rp 15.500 per kilogram, serta telur ayam Rp27.000 per kilogram.


Selain itu, tersedia pula komoditas lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih, ayam ras, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved