Telkom University Purwokerto
Bangun Inner Circle yang Membantumu Grow, Yuk Cari Tahu
Bagi mahasiswa maupun anak-anak muda yang sedang mencari jati diri, adanya inner circle atau lingkaran teman dekat menjadi kunci.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Lingkungan yang positif juga sangat krusial, jadi lingkunganmu tidak hanya membawa drama dan energi negatif, melainkan membuat suasana pertemanan aman dan ekspresif.
Mendorongmu untuk terus belajar dari kegagalan dan pantang menyerah.
Terakhir, kepercayaan dan kejujuran adalah kunci bagi lingkaran pertemanan yang positif.
Baca juga: 12 Tim PKM Telkom University Purwokerto Lolos Program Pengabdian Kemendikbudristek 2025
Inner circle harus dapat dipercaya, mampu menjaga rahasia, dan bersikap terbuka.
Hal ini akan menciptakan rasa solidaritas yang tinggi dan sangat penting bagi pertumbuhan pribadimu.
Dengan fondasi yang kuat ini, kalian bisa menghadapi tantangan bersama dan merayakan kesuksesan satu sama lain.
Cara membentuk inner circle yang membantumu untuk tumbuh
Membangun sebuah inner circle yang positif, bukanlah hal instan.
Dibutuhkan sebuah strategi dan kesadaran dalam memilih orang-orang yang ada disekitarmu.
Pertama, selektif dalam memilih teman dekat.
Tidak semua orang yang akrab denganmu di kelas atau di organisasi pantas masuk ke dalam lingkaran terdekatmu.
Pilihlah mereka yang memiliki nilai dan visi yang sejalan atau mereka yang dapat membawamu menjadi versi terbaik dirimu.
Setelah itu, bangunlah komunikasi yang terbuka.
Sebuah circle yang sehat dibangun atas kejujuran.
Jangan takut untuk menyampaikan pendapatmu sembari mendengarkan masukan dari mereka.
Carilah orang-orang yang memiliki tujuan sama atau bahkan lebih darimu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250924_Telkom-University_Inner-Circle.jpg)