Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Rektor UIN Saizu Terima 6 Mahasiswa Internasional, Tegaskan Kampus Menuju Kelas Dunia

Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, menerima kunjungan enam mahasiswa internasional di Ruang Tamu Rektorat

|
Penulis: Adi Tri | Editor: galih permadi
IST
Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, menerima kunjungan enam mahasiswa internasional di Ruang Tamu Rektorat 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, menerima kunjungan enam mahasiswa internasional di Ruang Tamu Rektorat, Kamis (8/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan internasionalisasi kampus, sekaligus wujud meningkatnya kepercayaan dunia terhadap UIN Saizu.

Dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, Prof. Ridwan menyambut langsung para mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara dan program studi. Rektor berdialog terbuka, mendengarkan pengalaman akademik mereka, serta memberikan motivasi agar para mahasiswa dapat menempuh studi dengan optimal di UIN Saizu Purwokerto.

Prof. Ridwan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan mahasiswa internasional yang memilih UIN Saizu sebagai tempat menimba ilmu. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari berbagai negara menjadi bukti bahwa UIN Saizu semakin dikenal di tingkat global.

“Keberagaman latar belakang budaya dan akademik adalah kekuatan. Kalian bukan hanya mahasiswa, tetapi juga duta bangsa masing-masing yang membawa nilai persahabatan dan ilmu pengetahuan,” ujar Prof. Ridwan.

Ia juga menegaskan bahwa UIN Saizu berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, aman, dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa internasional. Enam mahasiswa internasional yang diterima Rektor UIN Saizu berasal dari lima negara dan menempuh studi di beragam program studi, yakni:

1.    Al Amin (Bangladesh) – Tadris Bahasa Inggris (TBI)
2.    Al Amin Idris Hassan (Nigeria) – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
3.    Bashir Elradi (Sudan) – Psikologi
4.    Badar Bandar Abdul Qader (Oman) – Arsitektur
5.    Koersoem Krima (Kamboja) – Tadris Bahasa Inggris (TBI)
6.    Wiam Essam Al-Arshani (Yaman) – Informatika

Rektor menyampaikan apresiasi atas keberagaman latar belakang para mahasiswa tersebut yang dinilai memperkaya atmosfer akademik dan budaya di lingkungan kampus. Dalam dialog tersebut, Prof. Ridwan menegaskan bahwa internasionalisasi telah menjadi arah strategis UIN Saizu Purwokerto.

Dalam berbagai kesempatan, Prof. Ridwan selalu menegaskan, kampus UIN Saizu terus memperkuat kualitas akademik melalui peningkatan publikasi internasional, penguatan riset kolaboratif, serta pengembangan jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri. 

UIN Saizu juga menargetkan untuk dapat menembus QS World University Rankings sebagai bagian dari upaya meningkatkan reputasi global perguruan tinggi Islam di Indonesia. “Internasionalisasi bukan sekadar branding. Ini adalah proses transformasi menyeluruh," jelasnya.

Hadirnya mahasiswa internasional menunjukkan bahwa dunia mempercayai kualitas pendidikan serta nilai moderasi Islam yang dikembangkan UIN Saizu.
Rektor menjelaskan bahwa Program Beasiswa UIN Saizu menjadi salah satu instrumen penting dalam menarik minat mahasiswa internasional.

Beasiswa tersebut mencakup pembebasan UKT serta bantuan biaya hidup bulanan, sehingga mahasiswa dapat fokus belajar dan beradaptasi dengan budaya Indonesia. Melalui pengelolaan International Office UIN Saizu, kampus menjadikan mahasiswa internasional sebagai bagian integral dari keluarga besar universitas.

“Kami ingin UIN Saizu menjadi rumah kedua bagi mahasiswa dari berbagai negara. Mereka bukan hanya tamu, tetapi mitra dalam membangun atmosfer akademik yang inklusif dan global,” ujar Prof. Ridwan.

Rektor UIN Saizu juga menilai mahasiswa internasional memiliki peran strategis sebagai duta moderasi Islam dan persahabatan antarbangsa. Melalui interaksi di ruang kelas, kegiatan keagamaan, dan aktivitas sosial kampus, mereka turut memperkenalkan nilai-nilai Islam yang damai, terbuka, dan berkeadaban.

Program internasionalisasi UIN Saizu memberi ruang bagi mahasiswa asing untuk berkontribusi aktif, mulai dari forum akademik internasional, kegiatan lintas budaya, hingga agenda International Student Day.

Dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi global, UIN Saizu Purwokerto terus mempertegas posisinya sebagai kampus Islam yang inklusif dan berorientasi internasional. Dari Purwokerto, UIN Saizu membuktikan bahwa perguruan tinggi daerah mampu berkiprah di panggung dunia melalui kualitas, komitmen, dan visi yang kuat. (***)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved