UIN Walisongo Semarang
Dobrak Paradigma Patriarki, Hilyati Aulia Sabet Wisudawan Terbaik Doktoral UIN Walisongo
Sabtu (7/2/2026), menjadi hari yang bersejarah bagi 1.277 wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sabtu (7/2/2026), menjadi hari yang bersejarah bagi 1.277 wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.
Bertempat di Auditorium II Kampus III Gedung Tgk Ismail Yaqub, prosesi Wisuda Doktor (S3) ke-41, Magister (S2) ke-66, dan Sarjana (S1) ke-99 berlangsung khidmat.
Di balik ribuan toga yang berkumpul, sorot lampu tertuju pada Hilyati Aulia (Hilya), mahasiswa Program Pascasarjana S3 Studi Islam yang dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik.
Pencapaian ini bukanlah sebuah kebetulan.
Bagi Hilya, gelar ini adalah manifestasi dari mimpi yang ia simpan sejak duduk di bangku S1.
Dengan konsentrasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, ia berhasil menyelesaikan jenjang tertingginya dengan predikat yang membanggakan.
Hilya menarik perhatian dunia akademik melalui disertasinya yang bertajuk “Otoritas Perwalian Perempuan dalam Al-Qur’an”.
Berangkat dari kegelisahan terhadap sistem perwalian yang selama ini dipahami secara patriarkal, Hilya melakukan bedah kritis terhadap teks suci secara mendalam.
Temuan utama dalam penelitian Hilya cukup mengguncang kemapanan wacana keilmuan klasik.
Berbasis Fungsi, Konsep perwalian dalam Al-Qur’an sebenarnya tidak berbasis gender, melainkan berbasis fungsi. Keadilan Normatif,
Siapa pun (laki-laki maupun perempuan) yang mampu menjalankan fungsi perlindungan, tanggung jawab, dan pengelolaan secara adil, secara normatif layak menjadi wali.
Egalitarian, Temuan ini membuka ruang tafsir yang lebih egaliter dan kontekstual, terutama bagi keluarga tanpa figur laki-laki yang fungsional.
“Gelar Wisudawan Terbaik ini adalah simbol dari keberanian untuk tetap berpikir kritis meski berada di tengah arus kemapanan wacana keilmuan,” ujar Hilya.
Berbeda dengan tipe mahasiswa “deadliner”, Hilya mengaku sebagai tipe pembelajar harian.
Ia percaya bahwa konsistensi jauh lebih berharga daripada kerja mendadak.
| Double Degree! Mahasiswa ISAI UIN Walisongo Kuliah di Minghsin University Dan Magang di Taiwan |
|
|---|
| Membanggakan! 11 Mahasiswa Teknik Lingkungan 2023–2024 UIN Walisongo Lolos Beasiswa BI 2026. |
|
|---|
| Kolaborasi SeaMara dan Lindungi Hutan Tanam 250 Bibit Cemara Laut untuk Jaga Pesisir Kendal |
|
|---|
| Mahasiswa KPI UIN Walisongo dan Kendal Last Friday Ride Kampanyekan Keselamatan Bersepeda |
|
|---|
| Bukan Sekadar Piknik, Mahasiswa KPI Walisongo Sulap Curug Jadi Ruang Pulih dan Tawa Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260209_uinws444332099.jpg)