Berita Pendidikan
Terinspirasi Perjuangan Ayah, Mahasiswa UKSW Ciptakan Smart Assistance Terapi Stroke
Mahasiswa FTEK UKSW Salatiga sukses menciptakan solusi inovatif bernama PhysioTrack: Smart Assistance for Stroke Therapy.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Keterbatasan akses rehabilitas masih menjadi tantangan besar bagi pasien pasca stroke di Indonesia.
Tidak sedikit pasien mengalami kesulitan untuk menjalani terapi secara rutin karena jarak, biaya, dan masalah keterbatasan tenaga medis.
Melihat tantangan tersebut mahasiswa Fakultas Elektronika dan Komputer (FTEK) UKSW Salatiga menciptakan solusi inovatif bernama PhysioTrack: Smart Assistance for Stroke Therapy.
Baca juga: Satu Cinta Raih Kemenangan, Tim Basket UKSW Bersinar di Hari Valentine
Sebuah smart assistance terapi pasca stroke yang bisa dilakukan di rumah.
Namun demikian, penggunaan inovasi ini tetap terukur dan terpantau sesuai dengan arahan dokter atau terapis.
Inovasi yang ini dirancang oleh Gaezka Ardhika Putra, Adriel Fabian Suryoto, Benedictus Samuel, dan Bagus Satrio Wicaksono ini sukses meraih Juara 1 Best Team kategori mahasiswa dalam Kompetisi bergengsi Samsung Innovation Campus Batch 7.
Inovasi ini berawal dari pengalaman pribadi salah seorang anggota tim, Bagus Satrio Wicaksono.
Ide ini lahir dan bisa menjadi alternatif pengobatan pasca stroke.
Ayah Bagus Satrio sempat mengalami stroke dan perjuangannya menjalani proses rehabilitasi di rumah sakit menginspirasinya menciptakan PhysioTrack.
Dia menceritakan, proses perancangan PhysioTrack tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui berbagai tahapan yaitu pembelajaran, diskusi mendalam, riset, perancangan teknologi, hingga penyempurnaan solusi secara berkelanjutan selama kurang lebih enam bulan.
"Kami melihat permasalahan di sekitar."
"Kemudian, tim ini mulai brainstorming dan riset singkat untuk menentukan masalah yang sangat dibutuhkan masyarakat dan relevan," jelasnya, Rabu (25/2/2026).
Dari riset itu, lanjut dia, lahir ide membuat PhysioTrack sebagai solusi untuk proses rehabilitas pasca stroke. Prototype ini sudah di uji coba kepada salah satu pasien pasca stroke di Salatiga.
Anggota tim lainnya, Adriel Fabian Suryoto menyampaikan, inovasi yang dirancang menggunakan pendekatan berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).
Baca juga: Saat Puluhan Mahasiswa Asing UKSW Salatiga Belajar Mengolah Singkong: It’s Amazing
Melalui teknologi smart assistance ini setiap gerakan terapi dapat direkam, dianalisis, dan dipantau dari jarak jauh oleh tenaga medis sehingga akses terapi pasca stroke lebih mudah dilakukan.
“Karena kami mengikuti lomba, alat ini masih dalam bentuk prototype."
"PhysioTrack memiliki keunggulan mempermudah pasien untuk tetap menjalani rehabilitasi secara teratur dan mandiri di rumah tanpa kehilangan kontrol dari tim medis,” ungkap mahasiswa asal Salatiga ini.
Anggota tim lainnya, Gaezka Ardhika Putra menambahkan, tim FTEK tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga menyiapkan dokumentasi teknis, demonstrasi alat, serta materi presentasi sebagai bagian dari tahap penilaian akhir dalam kompetisi tingkat nasional.
Dalam waktu dekat, timnya akan mengembangkan alat tersebut menjadi lebih baik lagi sehingga berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.
“Prestasi ini menjadi motivasi besar untuk terus mengembangkan PhysioTrack agar lebih matang dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat."
"Kami menargetkan alat ini bisa bersaing pada kompetisi nasional hingga internasional, sehingga dampaknya semakin terasa bagi pasien pasca stroke dan tenaga medis yang mendampingi proses rehabilitasi,” bebernya. (*)
Baca juga: Rektor UKSW Lantik 903 Fungsionaris, Mahasiswa Diamanahkan Jaga Almamater
| Tips Mencegah Anak Terjebak Tawuran di Musim Kelulusan Sekolah |
|
|---|
| Bisa Lacak Korban Bencaana, Kecoa Robot Mahasiswa Undip Semarang Sabet Medali Emas di Malaysia |
|
|---|
| Pedoman Memilih Jurusan Kuliah, Bukan Sekadar Label Kampus Tapi Sesuaikan Kebutuhan Industri |
|
|---|
| UT Purwokerto Bekali Mahasiswa Cerdas Finansial di Era Pajak Digital |
|
|---|
| Langkah Kecil Berbuah Besar, Triyana Kepsek SMPN 28 Inovasikan Literasi Numerasi "Siaga Pelita" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260225-_-Mahasiswa-UKSW-Juara-1-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7.jpg)