UIN SAIZU Purwokerto
UIN Saizu Gelar Ramadan Gen Z Lintas Negara, Bahas Kampus Go Global dan Kurikulum Cinta
Talkshow Ramadan Gen Z lintas negara di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri bahas kampus go global dan kurikulum berbasis cinta dari Kemenag.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Ratusan Generasi Z dari berbagai negara berkumpul di Auditorium Utama Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dalam talkshow bertajuk “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara” pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas masa depan pendidikan tinggi Islam yang semakin mendunia.
Forum tersebut mempertemukan mahasiswa lokal dan mahasiswa internasional untuk berdiskusi mengenai strategi internasionalisasi kampus sekaligus penguatan nilai spiritual dalam kurikulum pendidikan tinggi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Amien Suyitno mengatakan, kampus yang dikenal dengan nama UIN Saizu kembali dipercaya menjadi tuan rumah karena dinilai berhasil menarik minat mahasiswa asing dari berbagai negara.
Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi kini menjadi salah satu agenda prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah skema fast track, yang memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan sarjana dan magister dalam waktu lima tahun. “Program ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan dukungan skema beasiswa khusus,” ujar Prof. Suyitno.
Sementara itu, Direktur Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Sahiron memperkenalkan konsep Love-Based Curriculum atau Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai inovasi pendidikan yang dikembangkan Kementerian Agama.
Menurutnya, kurikulum ini menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi utama pendidikan, dimulai dari kecintaan kepada Tuhan yang kemudian diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama manusia dan alam semesta.
“KBC dirancang untuk memperkuat akal sekaligus rohani, sehingga manusia mampu mengelola emosi dan membangun kehidupan yang harmonis,” jelas Prof. Sahiron.
Dia menambahkan, konsep tersebut tidak menggantikan kurikulum yang telah ada, tetapi menyisipkan nilai spiritualitas dalam proses pembelajaran agar pendidikan mampu melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.
Dalam dialog bersama mahasiswa, Sahiron juga menekankan pentingnya penguatan kepemimpinan generasi muda melalui program Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional (AKMINAS). Sepanjang 2025, program tersebut telah melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam.
Selain itu, Kementerian Agama juga membuka peluang karier global bagi lulusan PTKI dengan menyediakan ijazah dalam versi bahasa Inggris dan Arab, sehingga memudahkan alumni melanjutkan studi maupun bekerja di luar negeri.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menjelaskan, kampusnya mengusung visi “Kampus Desa Mendunia” sebagai arah pengembangan institusi. Saat ini UIN Saizu menjadi rumah bagi 54 mahasiswa asing yang berasal dari 17 negara. Kampus menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 117 mahasiswa internasional pada 2027.
Untuk mencapai target tersebut, UIN Saizu menyiapkan berbagai langkah strategis, di antaranya pengajuan penilaian QS Stars dengan target tiga bintang, persiapan menuju QS World University Rankings, hingga rencana mengikuti pemeringkatan Times Higher Education (THE) pada 2027.
Selain itu, kampus juga memperluas kolaborasi global melalui program international teaching yang melibatkan dosen dari 22 negara serta menjalankan 10 riset internasional sepanjang tahun ini.
| UIN Saizu Purwokerto Matangkan Persiapan Kuliah Umum Antikorupsi Bersama KPK |
|
|---|
| FTIK UIN Saizu Gelar Guest Lecture, Perkuat Literasi Digital untuk Jaga Harmoni Beragama |
|
|---|
| UIN Saizu Alokasikan Rp300 Juta untuk Publikasi Jurnal Internasional 2026 |
|
|---|
| Tim Humas UIN Saizu Ikuti Rakor Nasional, Matangkan Strategi Publikasi UM-PTKIN 2026 |
|
|---|
| UIN Saizu Gelar FGD Instrumen Akreditasi Terbaru, Perkuat Kesiapan Menuju APT 4.1 dan IAPS 5.1 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260308-talkshow-saizu.jpg)