Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Wakil Rektor III UIN Saizu Dorong Mahasiswa Maksimalkan Program Pendidikan Kebanksentralan BI 2026

Wakil Rektor III UIN Saizu dorong mahasiswa manfaatkan Program Pendidikan Kebanksentralan BI 2026 untuk tingkatkan kompetensi.

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Wakil Rektor III UIN Saizu dorong mahasiswa manfaatkan Program Pendidikan Kebanksentralan BI 2026 untuk tingkatkan kompetensi. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Sunhaji, mendorong mahasiswa untuk memaksimalkan peluang dalam Program Pendidikan Kebanksentralan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto. 

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang ekonomi, moneter, dan kebanksentralan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan dan Kuliah Umum Kebanksentralan yang digelar di Hotel Java Heritage Purwokerto, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa yang telah lolos seleksi administrasi sebelum melanjutkan ke tahapan wawancara dalam proses penentuan penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan tahun 2026. Dalam sambutannya, Prof. Sunhaji menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan mahasiswa UIN Saizu dalam program tersebut. 

Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang hadir merupakan peserta terpilih yang memiliki potensi besar untuk berkembang, baik secara akademik maupun profesional.

“Mahasiswa yang hadir hari ini adalah mahasiswa terpilih. Ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ikuti setiap proses dan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, karena pengalaman ini bisa menjadi bekal penting untuk masa depan, termasuk peluang berkarier di sektor perbankan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan SDM unggul. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan kelembagaan perguruan tinggi.

“Atas nama pimpinan UIN Saizu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Kolaborasi ini menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang ekonomi dan kebanksentralan,” tambahnya.

Prof. Sunhaji juga menyoroti pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perubahan global, termasuk perkembangan teknologi dan digitalisasi di sektor keuangan. Ia berharap melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan, tetapi juga pengalaman praktis dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Purwokerto, antara lain UIN Saizu, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari ekonomi, manajemen, akuntansi, ekonomi syariah, hingga bidang teknik, teknologi informasi, dan ilmu sosial lainnya. 

Hal ini menunjukkan bahwa penguatan literasi kebanksentralan menjadi kebutuhan lintas bidang di era modern. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Jenderal Soedirman Prof. Akhmad Sodiq, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto Prof. Jebul Suroso, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny.

Dalam kesempatan yang sama, Christoveny menjelaskan bahwa Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan. 

Program ini dirancang selaras dengan kebutuhan perguruan tinggi melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan literasi kebanksentralan, bantuan pendidikan kebanksentralan, serta bantuan penelitian kebanksentralan.

“Program ini tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga mencakup pembekalan, pelatihan, hingga sertifikasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa, baik dari sisi hard skill maupun soft skill,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa SDM unggul menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kualitas manusia yang baik akan mampu menciptakan inovasi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing bangsa di tengah dinamika global.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Indonesia Purwokerto dengan tiga perguruan tinggi di wilayah Purwokerto sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan pendidikan kebanksentralan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved