Berita Pendidikan
Lewat buku Ketika Jenazah Berbicara, IKA Medika Undip Angkat Isu Literasi dan Filantropi Kesehatan
Sebagai Ketua IKA Medika Undip sekaligus Karolabdokkes Pusdokkes Polri, dr. Hastry menyebut proses penulisan buku memakan waktu hampir dua tahun
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peran alumni perguruan tinggi dalam menjawab isu literasi dan kepedulian sosial kian mendapat sorotan.
Ikatan Alumni Kedokteran (IKA) Medika Universitas Diponegoro (Undip) mencoba menegaskan posisi tersebut melalui penguatan budaya menulis sekaligus aksi filantropi di bidang kesehatan.
Salah satu bentuk konkret terlihat dari peluncuran buku Ketika Jenazah Berbicara: Sebuah Memoar karya Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F, DFM.
Buku ini menambah khazanah literasi di bidang kedokteran forensik yang dinilai penting dalam memperluas pemahaman publik terhadap berbagai kasus kemanusiaan dan penegakan hukum.
Sebagai Ketua IKA Medika Undip sekaligus Karolabdokkes Pusdokkes Polri, dr. Hastry menyebut proses penulisan buku tersebut memakan waktu hampir dua tahun.
Baca juga: Nasib Pilu Remaja Putri Dicabuli 4 Temannya, Dilakukan di Warung Kopi
Ia menilai karya tulis menjadi medium penting untuk memastikan pengalaman dan pengetahuan tidak berhenti pada praktik, tetapi juga memberi dampak jangka panjang.
“Melalui buku, apa yang kita alami dan pelajari bisa terus hidup dan memberi manfaat,” ujarnya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Kamis (16/4/2026).
Penguatan literasi ini sejalan dengan dorongan Universitas Diponegoro dalam membangun budaya akademik yang produktif.
Wakil Rektor IV Undip, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menyebut ribuan publikasi ilmiah telah dihasilkan setiap tahun, serta didukung program penerbitan buku bagi dosen dan pengembangan karya mahasiswa.
Ia menilai, penyebaran pengetahuan ke publik menjadi bagian penting dari tanggung jawab akademisi.
Di sisi lain, isu kepedulian terhadap pasien penyakit kronis, khususnya kanker, juga menjadi perhatian.
Hal ini tercermin dari inisiatif penggalangan dana melalui lelang buku, di mana seluruh hasil penjualan disalurkan untuk Yayasan Kanker Indonesia Cabang Semarang tanpa potongan biaya produksi. Bahkan, dr. Hastry turut menyumbangkan 200 buku untuk mendukung aksi tersebut.
Upaya ini menunjukkan bahwa kontribusi alumni tidak hanya berhenti pada pengembangan ilmu, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, terutama dalam mendukung kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih dalam sistem kesehatan.
Baru pada bagian akhir, kegiatan tersebut terbingkai dalam momentum halal bihalal IKA Medika Undip yang digelar di Willow Meeting Room, Somerset Semarang.
Acara ini dihadiri berbagai tokoh, mulai dari perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, hingga pimpinan Undip dan rumah sakit di Semarang.
| Tips Mencegah Anak Terjebak Tawuran di Musim Kelulusan Sekolah |
|
|---|
| Bisa Lacak Korban Bencaana, Kecoa Robot Mahasiswa Undip Semarang Sabet Medali Emas di Malaysia |
|
|---|
| Pedoman Memilih Jurusan Kuliah, Bukan Sekadar Label Kampus Tapi Sesuaikan Kebutuhan Industri |
|
|---|
| UT Purwokerto Bekali Mahasiswa Cerdas Finansial di Era Pajak Digital |
|
|---|
| Langkah Kecil Berbuah Besar, Triyana Kepsek SMPN 28 Inovasikan Literasi Numerasi "Siaga Pelita" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260416_UNDIP.jpg)