Breaking News
Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto Lolos Google Student Ambassador 2026

Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto lolos Google Student Ambassador 2026, siap kembangkan literasi AI kampus.

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara UIN Saizu Purwokerto, Ainnun Qolbu Ismayatul Hawa, berhasil lolos sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.

Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara angkatan 2024, Ainnun Qolbu Ismayatul Hawa, berhasil lolos sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026.

Dia sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan UIN Saizu Purwokerto pada program bergengsi tersebut.

Program Google Student Ambassador merupakan inisiatif resmi dari Google yang bertujuan menjembatani dunia teknologi dengan lingkungan kampus.

Pada tahun 2026, program ini berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya teknologi Gemini, untuk mendukung pembelajaran, riset, dan produktivitas mahasiswa.

Sebagai Google Student Ambassador, Ainnun memiliki peran strategis sebagai edukator AI, penghubung antara Google dan kampus, serta kreator konten digital.

Ainnun akan mengedukasi mahasiswa terkait pemanfaatan AI dalam dunia akademik sekaligus membangun komunitas digital yang aktif melalui berbagai platform media sosial.

Dalam keterangannya, Ainnun mengaku bahwa proses pendaftaran GSA 2026 tidaklah mudah.

Dia memulai perjalanan tersebut pada 17 Maret 2026 dengan mengisi formulir pendaftaran, kemudian mengunggah video wawancara pada 23 Maret 2026.

Tahapan ini menjadi tantangan tersendiri karena peserta diminta menjelaskan kontribusi nyata yang dapat diberikan jika terpilih sebagai ambassador.

“Saya sempat merasa tidak percaya diri dan overthinking, terutama saat membuat video perkenalan. Saya harus mengulang berkali-kali karena merasa belum maksimal,” ungkapnya.

Setelah melalui proses seleksi dan mengerjakan tugas tambahan pada 24 Maret 2026, Ainnun memasuki masa penantian yang penuh ketegangan.

Ia mengaku sering memeriksa email, termasuk folder spam, karena khawatir melewatkan pengumuman hasil seleksi.

Momen pengumuman pada 1 April 2026 menjadi titik yang tidak terlupakan baginya.

Saat menerima email resmi dari Google Student Ambassador, ia sempat tidak percaya hingga akhirnya membaca kalimat yang menyatakan dirinya lolos.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved