Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Kemenag Dukung Riset Nasional Pembelajaran Bahasa Arab, Libatkan Guru Madrasah se-Indonesia

Kementerian Agama Republik Indonesia dukung riset nasional pembelajaran Bahasa Arab libatkan guru madrasah seluruh Indonesia.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Kementerian Agama Republik Indonesia dukung riset nasional pembelajaran Bahasa Arab libatkan guru madrasah seluruh Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama memberikan dukungan terhadap penelitian nasional bertajuk “Pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia: Studi Penjajakan (Scoping Study)”.

Penelitian tersebut digagas oleh tim peneliti dari Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia dan University of Sydney.

Dukungan itu disampaikan Direktur GTK Madrasah Fesal Musaad saat menerima kunjungan Ketua Tim Peneliti Dr. Saefudin Syafii di kantor pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Penelitian ini bertujuan memetakan secara menyeluruh kondisi, praktik pembelajaran, capaian, hingga tantangan pengajaran Bahasa Arab di Indonesia. Fokus penelitian mencakup jenjang pendidikan dasar dan menengah, termasuk madrasah serta pondok pesantren.

Riset tersebut juga menjadi bagian dari proyek penelitian internasional mengenai pembelajaran Bahasa Arab yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara di kawasan Eropa.

Penelitian global itu dilaksanakan bersama Qatar Foundation International.

Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad, mengapresiasi langkah penelitian yang dinilai strategis untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia.

Ia juga mengajak para guru Bahasa Arab di seluruh Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam survei yang telah disiapkan tim peneliti.

“Penelitian ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam pengembangan kompetensi guru dan peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di madrasah,” ujar Fesal Musaad dalam keterangan di laman Kemenag.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Saefudin Syafii, menjelaskan bahwa penelitian tersebut telah memperoleh persetujuan dan izin resmi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan nomor 091/KE.01/SK/03/2026.

Dengan demikian, pelaksanaan riset telah memenuhi standar penelitian nasional yang berlaku.

Menurut Saefudin, keterlibatan guru Bahasa Arab menjadi faktor penting agar penelitian mampu menghasilkan data yang utuh dan representatif mengenai praktik pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia.

“Partisipasi guru sangat krusial untuk menghasilkan gambaran yang utuh dan representatif mengenai praktik pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia,” kata Dr. Saefudin.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Direktorat GTK Madrasah mendukung penyebarluasan survei nasional kepada guru Bahasa Arab di madrasah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Melalui survei daring ini, para guru diharapkan dapat memberikan gambaran nyata terkait metode pembelajaran, tantangan pengajaran, hingga kebutuhan pengembangan kompetensi guru Bahasa Arab.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved