Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo Semarang

400 Siswa MAN Demak “Serbu” Fakultas Kedokteran UIN Walisongo

Senin (27/04/2026) di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang terasa berbeda dari biasanya. Ratusan seragam putih abu-abu memenuhi ruangan

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Kunjungan MAN Demak ke UIN Walisongo Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Senin (27/4/2026), Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang terasa berbeda dari biasanya.

Ratusan seragam putih abu-abu memenuhi ruangan, tawa dan bisik-bisik antusias bercampur dengan aroma semangat anak muda yang baru pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan kampus kedokteran.

Tak kurang dari 400 siswa dan 30 guru MAN Demak hadir dalam kunjungan edukatif yang ternyata menyimpan banyak kejutan.

Mulai dari pengakuan mengharukan sang kepala sekolah, bocoran biaya kuliah dokter, hingga penampilan tak terduga dari sang dekan yang menutup presentasinya dengan sebuah lagu.

Acara dibuka dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Walisongo, menghadirkan suasana khidmat sebelum rangkaian acara bergulir.

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Admisi UIN Walisongo Sayyidatul Fadlilah, M.Pd., Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Cipta Pramana Sp.OG., serta Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Sugeng Ibrahim, M.Biomed, AAM yang memimpin jalannya acara dengan penuh semangat.

Namun sebelum para tamu dari pihak kampus berbicara, semua mata tertuju pada sosok yang berdiri di podium dengan senyum yang sulit disembunyikan, yakni H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., Kepala MAN Demak.

Ia mengungkapkan bahwa kedatangannya ke UIN Walisongo hari ini terasa jauh lebih dari sekadar kunjungan resmi.

Keluarga besar MAN Demak, ia ceritakan, adalah alumni UIN Walisongo angkatan 1990 dari berbagai fakultas — Tarbiyah, Syariah, dan sejumlah fakultas lainnya.

Bagi mereka, menginjakkan kaki di kampus ini bukan hal asing, melainkan perjalanan pulang ke rumah lama.

“Datang ke UIN Walisongo ini seperti reuni kembali dengan almamater,” ucapnya.

“Perubahannya luar biasa. Kampus yang dulu terlihat sepi, sumpek, dan angker, kini telah bertransformasi menjadi kampus yang modern.”

Pengakuan itu disambut hangat oleh seluruh hadirin, termasuk para siswa yang tampak semakin penasaran dengan kampus yang berdiri megah di hadapan mereka.

Nur Kamsan kemudian menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar wisata edukatif biasa.

Ada misi yang lebih besar yang dibawa rombongan MAN Demak: memberikan gambaran nyata kepada para siswa tentang dunia studi lanjut, khususnya di Fakultas Kedokteran UIN Walisongo.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved