Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Mengenal FTIK UIN Saizu: Sejarah, Prodi Unggulan, dan Akreditasi Unggul

UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto lewat FTIK hadirkan prodi unggulan berakreditasi tinggi dan sejarah panjang pendidikan Islam.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto lewat FTIK hadirkan prodi unggulan berakreditasi tinggi dan sejarah panjang pendidikan Islam. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu pusat pendidikan tenaga kependidikan Islam di Indonesia.

Dengan sejarah panjang sejak era 1960-an hingga deretan program studi berakreditasi unggul, FTIK menjadi pilihan strategis bagi calon pendidik masa depan.

Perjalanan panjang transformasi kelembagaan yang dilalui FTIK menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang modern, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Keberadaan FTIK UIN Saizu tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan lembaga pendidikan Islam negeri di Purwokerto.

Cikal bakal fakultas ini bermula dari Fakultas Tarbiyah cabang IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Purwokerto yang didirikan melalui Badan Wakaf al-Djami’ah Sunan Kalijaga pada 10 November 1962.

Lembaga tersebut kemudian dinegerikan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 1964 dan resmi menjadi bagian dari IAIN al-Djami’ah al-Hukumiyah yang selanjutnya dikenal sebagai IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam perkembangannya, berdasarkan kebijakan pemerintah pada tahun 1993, Fakultas Tarbiyah di Purwokerto dialihkan pengelolaannya dari IAIN Sunan Kalijaga kepada IAIN Walisongo Semarang.

Proses serah terima resmi dilakukan pada 13 Desember 1994 dan nama lembaga berubah menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Purwokerto.

Transformasi kelembagaan kembali terjadi setelah terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1997 yang mengubah status fakultas menjadi STAIN Purwokerto.

Perubahan tersebut memberikan otonomi lebih luas dalam pengembangan akademik, termasuk pembukaan program studi baru serta reformasi kurikulum pendidikan.

Pada masa STAIN Purwokerto, Jurusan Tarbiyah mulai memperluas bidang keilmuan dengan membuka berbagai program studi baru seperti Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Perubahan besar kembali terjadi setelah terbit Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2014 yang mengubah status STAIN Purwokerto menjadi IAIN Purwokerto.

Dalam perubahan tersebut, Jurusan Tarbiyah resmi bertransformasi menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

FTIK kemudian semakin berkembang dengan hadirnya program studi baru seperti Tadris Bahasa Inggris dan Tadris Matematika pada tahun 2015.

Selanjutnya, pada 1 Juni 2021, IAIN Purwokerto resmi beralih status menjadi UIN Saizu Purwokerto.

Transformasi ini memperkuat posisi FTIK dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi sekaligus memperluas pengembangan akademik berbasis integrasi ilmu dan nilai Islam.

Daftar Program Studi dan Akreditasi FTIK UIN Saizu

Sebagai fakultas kependidikan, FTIK UIN Saizu menaungi berbagai program studi dengan capaian akreditasi kompetitif. Mayoritas program studi telah meraih predikat Unggul dan Baik Sekali.

Berikut daftar program studi unggulan di FTIK UIN Saizu:

  • Pendidikan Agama Islam (PAI) – Akreditasi Unggul
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) – Unggul
  • Pendidikan Bahasa Arab (PBA) – Unggul
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) – Unggul
  • Tadris Bahasa Inggris (TBI) – Unggul
  • Tadris/Pendidikan Matematika – Baik Sekali
  • Manajemen Pendidikan Islam (MPI) – Unggul
  • Pendidikan Profesi Guru (PPG) – Baik Sekali

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi FTIK dalam menjaga mutu pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusan di bidang kependidikan Islam. FTIK UIN Saizu tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh. 

Mahasiswa dibekali kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang kuat sebagai calon tenaga pendidik.

Selain itu, FTIK menerapkan pendekatan pendidikan integratif yang mendorong mahasiswa adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global. 

Penguatan kepemimpinan serta kompetensi profesional juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Sejalan dengan visi jangka panjang institusi, FTIK menargetkan diri menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) unggul di tingkat Asia Tenggara pada tahun 2040.

Di sisi lain, secara institusi, UIN Saizu Purwokerto juga telah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT yang berlaku hingga 2029.

Status tersebut semakin memperkuat ekosistem akademik FTIK sebagai bagian dari perguruan tinggi dengan standar mutu tinggi di tingkat nasional.

Dengan fondasi sejarah yang kuat dan kualitas akademik yang terus berkembang, FTIK UIN Saizu menunjukkan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tenaga kependidikan Islam yang kompetitif di Indonesia.

Keberadaan program studi berakreditasi unggul menjadi indikator nyata komitmen fakultas dalam menjaga mutu pendidikan sekaligus mencetak lulusan profesional yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan modern. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved