Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Harkat Negeri

Mendiktisaintek Apresiasi PHIL Harkat Negeri sebagai Model Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto menerima kunjungan tim Primary Healthcare Impact Lab (PHIL)

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Mendiktisaintek Apresiasi PHIL Universitas Harkat Negeri sebagai Model Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Kesehatan Masyarakat 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto  menerima kunjungan tim Primary Healthcare Impact Lab (PHIL) dalam sebuah pertemuan strategis yang berlangsung usai peluncuran PHIL dan kuliah umum Dean of Harvard Medical School (HMS), David Golan, di Gedung Kemendikti Saintek, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta dalam mendukung transformasi Primary Health Care (PHC) di Indonesia.

Delegasi PHIL terdiri atas Dean of Harvard Medical School David Golan, Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said, Co Founder CISDI Diah S. Saminarsih, dan CEO PT Tamaris Hidro Mohammad Syahrial. 

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas pentingnya penguatan peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi, riset implementasi, dan pengembangan kepemimpinan dalam sektor kesehatan masyarakat.

20260512_PHIL2
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan bahwa PHIL diharapkan menjadi model baru kolaborasi perguruan tinggi yang tidak berhenti pada pengembangan akademik

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyampaikan apresiasi terhadap lahirnya PHIL sebagai model kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan kekuatan akademik, kebijakan, komunitas, dan dunia usaha.

“Tantangan kesehatan masa depan membutuhkan pendekatan multidisiplin yang tidak hanya bertumpu pada layanan kuratif, tetapi juga penguatan sistem kesehatan primer berbasis masyarakat dan ilmu pengetahuan,” tutur Prof. Brian.

Dalam dialog tersebut juga dibahas peluang pengembangan kerja sama internasional antara perguruan tinggi Indonesia dengan Harvard Medical School.

Terutama dalam bidang riset implementasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, inovasi teknologi kesehatan, serta penguatan pendidikan tinggi berbasis dampak sosial.

David Golan menyampaikan bahwa universitas memiliki posisi strategis sebagai “innovation and knowledge hubs” yang dapat menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi global dan regional untuk mempercepat pencapaian Universal Health Coverage melalui penguatan primary health care, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan people-centered care.

Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan bahwa PHIL diharapkan menjadi model baru kolaborasi perguruan tinggi yang tidak berhenti pada pengembangan akademik, tetapi juga menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi harus hadir sebagai bagian dari ekosistem perubahan sosial dan kebijakan publik,” tambah Sudirman.

Co Founder CISDI, Diah S. Saminarsih, menambahkan bahwa PHIL dibangun untuk menjawab kesenjangan antara kebijakan dan implementasi pelayanan kesehatan di lapangan. 

“Melalui pendekatan berbasis bukti dan kolaborasi multipihak, PHIL diharapkan mampu memperkuat kapasitas daerah dalam membangun layanan kesehatan primer yang lebih inklusif dan responsif,” kata Diah.

Sementara itu, CEO PT Tamaris Hidro, Mohammad Syahrial, menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam PHIL merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui penguatan akses kesehatan dan keberlanjutan komunitas.

Pertemuan ini sekaligus mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekosistem kolaborasi global di bidang pendidikan tinggi, riset, dan kesehatan masyarakat yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat Indonesia.(***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved