Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Mahasiswa KPI UIN Saizu Juara 1 Lomba Da’i Nasional 2026 di UIN Gusdur Pekalongan

Zacky Ferdianto, mahasiswa KPI UIN Saizu, raih Juara 1 Lomba Da’i Nasional 2026 dengan tema dakwah kreatif di era digital.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Zacky Ferdianto, mahasiswa KPI UIN Saizu, raih Juara 1 Lomba Da’i Nasional 2026 dengan tema dakwah kreatif di era digital. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Zacky Ferdianto, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Da’i Nasional 2026.

Kegiatan digelar di UIN KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan pada 3 Mei 2026.

Kompetisi tersebut diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di Indonesia. 

Keberhasilan Zacky menjadi bukti bahwa mahasiswa generasi muda mampu tampil kompetitif dalam bidang dakwah sekaligus menghadirkan pesan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman.

Zacky mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraihnya.

Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dalam bidang dakwah dan public speaking.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara 1. Kemenangan ini menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk terus belajar serta memperbaiki diri dalam berdakwah,” ujar Zacky.

Dalam perlombaan tersebut, Zacky mengangkat tema pentingnya menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai Islam di era digital melalui komunikasi yang bijak, santun, dan inspiratif.

Ia menilai, dakwah di era modern tidak cukup hanya disampaikan secara konvensional, tetapi juga perlu menggunakan pendekatan yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dengan demikian, pesan yang disampaikan dapat diterima lebih luas dan relevan dengan kondisi sosial saat ini.

Menurutnya, media digital dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai positif apabila dimanfaatkan dengan bijak dan bertanggung jawab.

Sebelum tampil di kompetisi nasional tersebut, Zacky melakukan berbagai persiapan secara intensif.

Ia mulai dari mencari referensi materi dakwah, menyusun naskah pidato, melatih intonasi dan gestur, hingga membiasakan diri berbicara di depan teman maupun secara mandiri.

Latihan rutin tersebut dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memastikan penyampaian materi berjalan maksimal saat tampil di hadapan dewan juri serta peserta lainnya. 

Menurut Zacky, kemampuan berbicara di depan umum harus terus diasah melalui latihan yang konsisten dan keberanian untuk mencoba berbagai pengalaman baru.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved