UIN SAIZU Purwokerto
Tagline 'Kampus Desa Mendunia' Resmi Tercatat HAKI, Jadi Identitas Global UIN Saizu Purwokerto
Tagline “Kampus Desa Mendunia” UIN Saizu resmi tercatat HAKI sebagai identitas kampus berorientasi global.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM. PURWOKERTO - Tagline 'Kampus Desa Mendunia' yang digagas oleh Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, kini resmi tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Penyerahan sertifikat pencatatan ciptaan tersebut dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah kepada UIN Saizu dalam rangkaian kegiatan Studium General dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Perguruan Tinggi Serentak di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “KUHP Baru dan Masa Depan Perlindungan Kekayaan Intelektual di Indonesia” dan diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Saizu Purwokerto bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah.
Selain menjadi forum akademik, acara tersebut juga menjadi momentum penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam bidang hukum, perlindungan kekayaan intelektual, serta pengembangan inovasi kampus.
Dalam kegiatan itu, Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah juga melaksanakan penandatanganan kerja sama serentak dengan 18 perguruan tinggi dan tiga fakultas hukum di Jawa Tengah.
Momentum penyerahan HAKI “Kampus Desa Mendunia” menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah, Dr. Heni Susila Wardoyo, menyebut pencatatan ciptaan tersebut sebagai bentuk pengakuan terhadap visi besar UIN Saizu dalam membangun kampus berkelas global.
“Sebelum saya sampaikan surat pencatatan ciptaan ini kepada Prof. Ridwan, kami mendapatkan informasi bahwa ini merupakan kejutan untuk beliau terkait dengan ‘Kampus Desa Mendunia’. Ini adalah sebuah upaya yang visinya sangat kuat untuk membawa UIN Saizu mendunia,” ujarnya.
Heni berharap pencatatan HAKI tersebut dapat menjadi warisan penting bagi pengembangan UIN Saizu di masa mendatang. “Mudah-mudahan ini menjadi legacy Prof untuk kampus ini, tercatat dan dikenang selama-lamanya. Sukses selalu,” tambahnya.
Tagline 'Kampus Desa Mendunia' sendiri merupakan gagasan Prof. Ridwan sebagai representasi semangat UIN Saizu yang meskipun berada di kawasan nonperkotaan, namun memiliki iklim akademik dan jejaring internasional yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menjelaskan bahwa internasionalisasi kampus menjadi salah satu fokus pengembangan UIN Saizu dalam beberapa tahun terakhir.
“Meskipun kampus ini berada di desa, tetapi iklimnya mendunia. Kampus desa mendunia,” ungkapnya.
Ia menyebut saat ini UIN Saizu memiliki puluhan mahasiswa internasional dari berbagai negara yang menempuh pendidikan di kampus tersebut. Pada tahun 2026, tercatat terdapat mahasiswa internasional dari 28 negara yang belajar di UIN Saizu.
Selain itu, penguatan akademik juga terus dilakukan melalui pengembangan jurnal internasional bereputasi. UIN Saizu saat ini memiliki dua jurnal hukum terindeks Scopus Q1, yaitu Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi serta Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam.
Menurut Prof. Ridwan, pencatatan HAKI terhadap tagline “Kampus Desa Mendunia” bukan sekadar simbol, tetapi menjadi penguat identitas dan arah pengembangan kampus yang berorientasi global.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kampus yang berada di daerah juga mampu memiliki daya saing internasional, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun kolaborasi global,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah, Dr. Heni Susila Wardoyo, menegaskan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap karya, inovasi, dan identitas yang lahir dari dunia akademik.
| Mahasiswa KPI UIN Saizu Juara 1 Lomba Da’i Nasional 2026 di UIN Gusdur Pekalongan |
|
|---|
| Perkuat Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat, DEMA FEBI UIN Saizu Gelar DEBARA di Desa Purbayasa, |
|
|---|
| Wakil Rektor III UIN Saizu Resmi Buka Pameran Karya XIINERGY dan Galeri Prestasi Mahasiswa ADIKSI |
|
|---|
| Dosen FTIK UIN Saizu Tembus Scopus Q1, Dr. Saefudin Soroti Pendidikan Kritis untuk Petani |
|
|---|
| XIINERGY 2026 Resmi Dibuka, ADIKSI UIN Saizu Angkat Kolaborasi Teknologi dan Budaya di Era Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260512-haki-saizu.jpg)