UIN Walisongo Semarang
Amelia Kenang Perjuangan Kuliah sambil Kerja hingga Jadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Tidak semua wisudawan terbaik lahir dari rasa percaya diri tinggi atau target besar sejak awal kuliah.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh dosen dan tenaga pendidik UIN Walisongo Semarang yang telah membentuk karakternya hingga hari ini.
“Maaf karena pernah meragukan diri sendiri, merasa tertinggal, dan merasa tidak layak. Namun hari ini menjadi bukti bahwa kita mampu bertahan, mampu melewati, dan kita layak berada di sini. Selamat atas setiap perjuangan yang telah kita tuntaskan. Selamat atas doa-doa yang akhirnya menemukan jawabannya,” pungkas Amelia menutup pidatonya yang disambut gemuruh tepuk tangan haru di ruang auditorium.(***)
| Rektor UIN Walisongo Dorong Internasionalisasi, Beasiswa, Dan Prodi Baru Menuju WCU |
|
|---|
| Wisuda UIN Walisongo Mei 2026 lepas 642 Lulusan dan Apresiasi Karya Tugas Akhir Terbaik. |
|
|---|
| Aid, Kutu Buku Rembang Pencinta anime dan Sejarah Kritisi Mitos dalam Tafsir |
|
|---|
| Wisudawan Terbaik UIN Walisongo 2026: Zakia, Mahasiswi Ilmu Falak yang Padukan AI dan Rukyatulhilal |
|
|---|
| Arisy Abror Dzukroni, Wisudawan Terbaik UIN Walisongo 2026, Bawa Riset Halal RI Mendunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260526_uinws8884642.jpg)