Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Unsoed

Unsoed Terima 4.030 Mahasiswa Baru Jalur SNBT, dan 31,32 Persen Penerima KIPK

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi merilis data hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT)

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Unsoed resmi merilis data hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi merilis data hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

Tahun ini, tingkat persaingan masuk Unsoed tergolong tinggi dengan total pendaftar mencapai 46.337 peserta, sementara kuota yang diterima hanya sebesar 4.030 kursi.

Di sisi lain, Unsoed juga mencatat sebanyak 1.262 peserta yang lolos merupakan penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Jumlah tersebut mencakup 31,32 persen dari keseluruhan total mahasiswa baru yang diterima lewat jalur SNBT.

Berdasarkan rekapitulasi data, program studi (prodi) Kedokteran Gigi memimpin tingkat keketatan tertinggi pada jenjang Sarjana (S1), yaitu sebesar 2,4 persen.

Dari total 1.135 peminat, hanya 28 peserta yang dinyatakan lolos.

Posisi kedua ditempati oleh Pendidikan Dokter dengan tingkat keketatan 3,4 persen .

Hanya 70 pendaftar diterima dari 2.032 pendaftar. 

Selain itu, sejumlah program studi lain juga mencatat tingkat persaingan yang tinggi, di antaranya

Manajemen dengan tingkat keketatan 4,5 % , Akuntansi 5,2 % , serta Teknik Mesin 5,4 %.

Pada jenjang Diploma Tiga (D3), Program Studi Administrasi Bisnis menjadi program studi paling kompetitif dengan tingkat keketatan 2,3 %.

Dari 2.076 peminat, hanya 48 peserta yang berhasil diterima.

Program studi D3 dengan tingkat keketatan tertinggi lainnya yakni Administrasi Perkantoran (2,6 %), Agribisnis (3,3 %), Akuntansi (3,5 %), dan Bisnis Internasional (4,7 %).

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., menjelaskan bahwa tingginya angka keketatan ini menunjukkan ketatnya seleksi dan besarnya minat calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Unsoed.

"Keketatan yang sangat tinggi di beberapa program studi, seperti Kedokteran Gigi untuk S1 dan Administrasi Bisnis untuk Diploma, menunjukkan bahwa persaingan masuk Unsoed semakin kompetitif dari tahun ke tahun. Kami menyambut talenta-talenta muda ini dan memfasilitasi mereka dengan ekosistem akademik terbaik agar siap menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing global," ungkap Prof Farid.

Peserta yang dinyatakan lolos diharapkan segera memantau jadwal dan persyaratan registrasi ulang melalui laman resmi admisi.unsoed.ac.id.(***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved