Unsoed
Unsoed Terima 4.030 Mahasiswa Baru Jalur SNBT, dan 31,32 Persen Penerima KIPK
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi merilis data hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT)
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi merilis data hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Tahun ini, tingkat persaingan masuk Unsoed tergolong tinggi dengan total pendaftar mencapai 46.337 peserta, sementara kuota yang diterima hanya sebesar 4.030 kursi.
Di sisi lain, Unsoed juga mencatat sebanyak 1.262 peserta yang lolos merupakan penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Jumlah tersebut mencakup 31,32 persen dari keseluruhan total mahasiswa baru yang diterima lewat jalur SNBT.
Berdasarkan rekapitulasi data, program studi (prodi) Kedokteran Gigi memimpin tingkat keketatan tertinggi pada jenjang Sarjana (S1), yaitu sebesar 2,4 persen.
Dari total 1.135 peminat, hanya 28 peserta yang dinyatakan lolos.
Posisi kedua ditempati oleh Pendidikan Dokter dengan tingkat keketatan 3,4 persen .
Hanya 70 pendaftar diterima dari 2.032 pendaftar.
Selain itu, sejumlah program studi lain juga mencatat tingkat persaingan yang tinggi, di antaranya
Manajemen dengan tingkat keketatan 4,5 % , Akuntansi 5,2 % , serta Teknik Mesin 5,4 %.
Pada jenjang Diploma Tiga (D3), Program Studi Administrasi Bisnis menjadi program studi paling kompetitif dengan tingkat keketatan 2,3 %.
Dari 2.076 peminat, hanya 48 peserta yang berhasil diterima.
Program studi D3 dengan tingkat keketatan tertinggi lainnya yakni Administrasi Perkantoran (2,6 %), Agribisnis (3,3 %), Akuntansi (3,5 %), dan Bisnis Internasional (4,7 %).
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., menjelaskan bahwa tingginya angka keketatan ini menunjukkan ketatnya seleksi dan besarnya minat calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Unsoed.
"Keketatan yang sangat tinggi di beberapa program studi, seperti Kedokteran Gigi untuk S1 dan Administrasi Bisnis untuk Diploma, menunjukkan bahwa persaingan masuk Unsoed semakin kompetitif dari tahun ke tahun. Kami menyambut talenta-talenta muda ini dan memfasilitasi mereka dengan ekosistem akademik terbaik agar siap menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing global," ungkap Prof Farid.
Peserta yang dinyatakan lolos diharapkan segera memantau jadwal dan persyaratan registrasi ulang melalui laman resmi admisi.unsoed.ac.id.(***)
| Rachel Laeli, FH Unsoed: Atlet Renang Berprestasi yang Menginspirasi lewat Dunia Esai. |
|
|---|
| Bella Kartika FH Unsoed Tembus Podium, Sabet Juara 3 Sunan Kalijaga Cup XIII 2026 |
|
|---|
| Resmi Dilantik Mendiktisaintek, Prof. Akhmad Sodiq Kembali Pimpin Unsoed Periode 2026–2030 |
|
|---|
| Mahasiswa Unsoed Juara III Esai Nasional dengan Gagasan Pajak Lingkungan Pemulihan Ekosistem |
|
|---|
| Mahasiswa Agribisnis Unsoed Perkuat Desa Ekspor Melalui Program Magang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260527_unsoed4448363678.jpg)