Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

UM-PTKIN 2026 Diikuti 64 Ribu Peserta, PTKIN Kian Inklusif dan Mendunia

UM-PTKIN 2026 diikuti 64.479 peserta, termasuk difabel, non-Muslim, dan peserta luar negeri, memperkuat citra PTKIN inklusif

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
UM-PTKIN 2026 diikuti 64.479 peserta, termasuk difabel, non-Muslim, dan peserta luar negeri, memperkuat citra PTKIN inklusif 

Ia mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat 43 peserta difabel yang mengikuti seleksi nasional tersebut. 

Mereka terdiri dari 11 peserta tunanetra, 8 peserta tunarungu, 7 peserta tunadaksa dan 17 peserta tunagrahita.

Panitia memastikan seluruh lokasi ujian menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan peserta difabel agar dapat mengikuti seleksi secara nyaman dan setara.

"Kami memastikan seluruh titik lokasi ujian memberikan pelayanan terbaik serta akses yang ramah bagi peserta difabel," kata Abd. Aziz.

Selain ramah bagi penyandang disabilitas, UM-PTKIN 2026 juga menunjukkan semakin luasnya daya tarik PTKIN bagi masyarakat lintas agama dan bahkan komunitas internasional.

Panitia mencatat terdapat 20 peserta non-Muslim yang mengikuti seleksi tahun ini.

Rinciannya terdiri atas 17 peserta beragama Kristen, 2 peserta beragama Katolik dan 1 peserta dari aliran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Tidak hanya itu, UM-PTKIN 2026 juga diikuti peserta dari luar negeri.

Salah satu peserta tercatat berasal dari Papua Nugini yang berminat melanjutkan pendidikan di PTKIN Indonesia.

Fenomena tersebut menjadi indikator bahwa kampus-kampus Islam negeri kini semakin dikenal luas sebagai ruang pendidikan yang terbuka, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

Pelaksanaan UM-PTKIN 2026 tidak hanya menjadi proses seleksi calon mahasiswa baru, tetapi juga menunjukkan transformasi PTKIN menuju institusi pendidikan tinggi yang modern, berbasis teknologi, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan dukungan sistem seleksi digital, peningkatan jumlah pendaftar, keterlibatan peserta difabel, partisipasi calon mahasiswa non-Muslim, hingga kehadiran peserta internasional, PTKIN semakin mempertegas perannya sebagai pusat pendidikan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.

Semangat tersebut sejalan dengan visi banyak PTKIN di Indonesia, termasuk UIN Saizu Purwokerto, untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas yang menjangkau masyarakat luas tanpa memandang latar belakang agama, kondisi fisik, maupun kewarganegaraan. (***)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved