UIN Walisongo Semarang
Sinergi OJK-BEI dan UIN Walisongo Cegah Kejahatan Digital serta Kekerasan Seksual
Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM SEMARANG – Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Dialog Interaktif Pencegahan Kejahatan Keuangan Digital dan Anti Kekerasan Seksual pada Jumat (12/6/2026) di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Walisongo Semarang ini menjadi wadah edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan digital sekaligus memperkuat kesadaran mengenai pencegahan kekerasan seksual.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Walisongo Semarang sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial, berkarakter, serta memiliki kesadaran terhadap pencegahan berbagai bentuk kekerasan.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dinamika sosial dengan lebih bijaksana dan bertanggung jawab.
Acara dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, dan Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang, Dr. Umul Baroroh, M.Ag.
Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan regulator dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai risiko kejahatan digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat budaya kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Hadir Etwin Haryanto, Sebagai Asisten Manajer Madya OJK Jawa Tengah, yang menyampaikan materi mengenai berbagai bentuk kejahatan keuangan digital yang saat ini banyak menyasar kalangan generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga membuka peluang munculnya berbagai modus kejahatan seperti penipuan online, investasi ilegal, pinjaman online ilegal, pencurian identitas, phishing, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok yang aktif memanfaatkan teknologi perlu memiliki kemampuan literasi digital dan literasi keuangan yang baik agar tidak mudah menjadi korban kejahatan digital.
Ia juga mengajak peserta untuk selalu memverifikasi informasi, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta memastikan legalitas lembaga keuangan sebelum melakukan transaksi maupun investasi.
Pada sesi berikutnya, Fanny Rifqi El Fuad, Kepala Wilayah Jawa Tengah I PT Bursa Efek Indonesia, memberikan pemaparan mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman terhadap pengelolaan keuangan sejak dini merupakan langkah penting untuk menciptakan kemandirian finansial di masa depan.
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai instrumen investasi yang legal dan diawasi oleh otoritas terkait sehingga dapat terhindar dari jebakan investasi bodong yang masih marak terjadi di masyarakat.
Selain membahas isu keuangan digital, dialog interaktif ini juga mengangkat tema pencegahan kekerasan seksual yang menjadi perhatian serius di lingkungan pendidikan tinggi.
Pada sesi ini, Dr. Kurnia Muhajarah, M.SI., Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo Semarang, menjelaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.
| Dosen dan Mahasiswa Broadcasting KPI 2023 Gelar Apresiasi Karya Film |
|
|---|
| Penjajakan Kerja Sama Magister KPI UIN Walisongo dan Kemenag Semarang |
|
|---|
| Perkuat Kesiapan Akreditasi Internasional, UIN Walisongo Gelar Simulasi Visitasi ACQUIN |
|
|---|
| UIN Walisongo Kembali Dipercaya Selenggarakan PKDP 2026 untuk 144 Dosen Pemula |
|
|---|
| Mantan Pemulung Raih Doktor ke-409 UIN Walisongo, IPK 3,89 Berkat Beasiswa Bidikmisi-BIB Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260615_uinws55566385867799.jpg)