UIN Walisongo Semarang
Sinergi OJK-BEI dan UIN Walisongo Cegah Kejahatan Digital serta Kekerasan Seksual
Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Ia menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh warga kampus.
Edukasi yang berkelanjutan, keberanian untuk melapor, serta dukungan terhadap korban menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.
Materi mengenai dampak psikologis kekerasan seksual disampaikan oleh Lainatul Mudzkiyyah, M.Psi., Psikolog Dosen Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kekerasan seksual dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi korban, mulai dari kecemasan, trauma, kehilangan rasa aman, hingga gangguan kesehatan mental lainnya.
Oleh karena itu, diperlukan sistem dukungan yang kuat dari keluarga, teman sebaya, dan institusi pendidikan untuk membantu proses pemulihan korban.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Aula dipenuhi mahasiswa yang aktif mengikuti setiap sesi dan memanfaatkan kesempatan tanya jawab untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber.
Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara mengenali modus penipuan digital terkini, keamanan investasi bagi mahasiswa, hingga mekanisme pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, FPK dan FTIK UIN Walisongo Semarang berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai keamanan finansial dan perlindungan diri di era digital, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.
Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan berintegritas.
Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 mahasiswa ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Walisongo Semarang dalam mendukung penguatan karakter, literasi digital, literasi keuangan, serta pencegahan kekerasan seksual.
Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi, OJK, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat terus diperluas guna menciptakan generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(***)
| Dosen dan Mahasiswa Broadcasting KPI 2023 Gelar Apresiasi Karya Film |
|
|---|
| Penjajakan Kerja Sama Magister KPI UIN Walisongo dan Kemenag Semarang |
|
|---|
| Perkuat Kesiapan Akreditasi Internasional, UIN Walisongo Gelar Simulasi Visitasi ACQUIN |
|
|---|
| UIN Walisongo Kembali Dipercaya Selenggarakan PKDP 2026 untuk 144 Dosen Pemula |
|
|---|
| Mantan Pemulung Raih Doktor ke-409 UIN Walisongo, IPK 3,89 Berkat Beasiswa Bidikmisi-BIB Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260615_uinws55566385867799.jpg)