Rabu, 17 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Opini

Menutup Prodi atau Menutup Mata?

Menutup Prodi atau Menutup Mata? Oleh: Indra Charismiadji, Pemerhati dan Praktisi Pendidikan, Universitas Harkat Negeri

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Indra Charismiadji, Pemerhati dan Praktisi Pendidikan Universitas Harkat Negeri 

Kalau perguruan tinggi dituntut relevan dengan masa depan, pendidikan dasar juga harus dibebaskan dari beban yang tidak perlu. Kalau prodi diminta berubah, guru juga harus diperkuat. Kalau kampus diminta berinovasi, riset harus dibiayai dengan benar. Kalau negara bicara AI, negara juga harus memastikan anak-anak Indonesia bisa membaca, bernalar, bertanya, dan membangun imajinasi.

Tanpa itu semua, penutupan prodi hanya akan menjadi kosmetik kebijakan. Terlihat tegas di permukaan, tetapi rapuh di dalam. Hari ini prodi ditutup. Besok nama prodi diganti. Lusa brosur kampus diperbarui. Tetapi substansi pembelajaran tetap sama: miskin nalar, miskin riset, miskin keberanian berpikir.

Tiongkok menutup prodi karena sedang merancang masa depan. Indonesia jangan menutup prodi hanya karena takut ketinggalan tren. Sebab yang paling berbahaya bukan prodi usang. Yang paling berbahaya adalah negara yang terlihat sibuk membenahi pendidikan, tetapi sebenarnya hanya sedang menutup mata terhadap kerusakan fondasinya sendiri. (***)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved