Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Pelatih PSIS Jafri Sastra: Kemegahan Stadion Harus Bersanding dengan Penuhnya Suporter  

Nahkoda anyar PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku kagum dengan kemegahan Stadion Jatidiri.

Tayang:
Penulis: Moh Anhar | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Jateng Hari Ini Kamis 4 Desember 2025 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nahkoda anyar PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku kagum dengan kemegahan Stadion Jatidiri.

Meski pernah membesut PSIS pada tahun 2018-2019, namun saat itu ia belum bisa merasakan atmosfer Stadion Jatidiri yang ketika itu masih dalam proses renovasi.

Ia menyebut stadion kebanggaan warga Semarang itu sebagai salah satu yang termegah dan membuatnya tidak sabar merasakan atmosfer memimpin pertandingan dari bench.

Jafri mengaku baru pertama kali benar-benar melihat Jatidiri dari dekat sejak menukangi PSIS. Momen itu membuatnya terkesan dan semakin termotivasi mengangkat performa tim.

Stadion Jatidiri Semarang siap menggelar pertandingan home PSIS Semarang pada lanjutan laga BRI Liga 1 2024/2025 pasca direnovasi oleh Kementrian PUPR
Stadion Jatidiri Semarang siap menggelar pertandingan home PSIS Semarang pada lanjutan laga BRI Liga 1 2024/2025 pasca direnovasi oleh Kementrian PUPR (TRIBUNJATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA)

"Saya melihat stadion itu luar biasa. Megah sekali. Saya terbayang bagaimana rasanya duduk di bench, berdiri di pinggir lapangan di stadion sebesar itu. Pasti luar biasa," ujarnya dengan antusias.

Ia bahkan bercerita sering berjalan pagi menuju stadion dari mess tim hanya untuk merasakan suasananya.

"Dari mes dekat kesitu, saya jalan-jalan pagi. Saya tengok stadionnya dan saya benar-benar terkesan. Saya sampai foto-foto waktu itu. Jatidiri itu stadion megah,"katanya.

Dia juga menyampaikan harapannya agar suporter kembali hadir memenuhi Stadion Jatidiri untuk memberikan dukungan langsung kepada Mahesa Jenar.

Ia menegaskan bahwa PSIS bukan hanya milik klub, tetapi milik masyarakat Jawa Tengah dan Kota Semarang.

"Harapan saya, teman-teman suporter dan dulur-dulur semua yang mencintai PSIS bisa datang lagi ke stadion. Stadion Jatidiri itu megah, dan PSIS bukan milik Jafri Sastra. PSIS milik orang Jawa Tengah dan Semarang," ujarnya.

Jafri mengaku merasa sedih melihat kondisi tim yang tengah berjuang menjauhi zona degradasi. Meski baru bergabung, ia menekankan bahwa dirinya datang untuk bekerja maksimal tanpa mencari alasan.

"Saya tidak bicara soal waktu atau soal diberi pemain seperti apa. Saya datang ke sini untuk bekerja sekuat tenaga. Urusan hasil kita serahkan kepada Yang di Atas. Tapi masa masyarakat Jawa Tengah dan Semarang mau meninggalkan PSIS?" katanya. (F Ariel Setiaputra)

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved