Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Ujian Berat PSIS Semarang Usai Ditinggal Pelatih, Lawan Persipura di Jayapura

PSIS Semarang menghadapi tantangan besar saat menjalani laga tandang ke markas Persipura Jayapura

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
Asisten pelatih PSIS Semarang, Anang Dwita Diina Mutiara ditunjuk sebagai caretaker untuk menangani tim Mahesa Jenar di sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. 

Ringkasan Berita:
  • PSIS Semarang menghadapi Persipura Jayapura dalam kondisi tanpa pelatih utama dan tekanan hasil.
  • Tim fokus membenahi transisi permainan dan pertahanan jelang laga penting ini.
  • Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk target berbeda: hindari degradasi dan peluang promosi.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menghadapi tantangan besar saat menjalani laga tandang ke markas Persipura Jayapura pada pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (18/4/2026), diprediksi berlangsung sengit.

Selain harus menempuh perjalanan jauh dari Semarang ke Jayapura, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar juga tengah mengalami perubahan di kursi pelatih.

Andri Ramawi resmi mundur usai laga sebelumnya melawan Persiku Kudus.

Sebagai langkah sementara, manajemen menunjuk asisten pelatih Anang Dwita Diina Mutiara sebagai caretaker untuk memimpin tim dalam laga krusial ini.

PSIS datang dengan misi penting, yakni mengamankan poin demi menjauh dari zona play-off degradasi.

Di sisi lain, Persipura Jayapura sebagai tuan rumah juga mengincar kemenangan guna menjaga peluang promosi ke kasta tertinggi.

Caretaker PSIS, Anang Dwita, menyadari betul kekuatan lawan yang akan dihadapi, terutama saat bermain di kandang sendiri.

Baca juga: Polisi Grebek Oplos LPG Subsidi di Purbalingga, Omzet Pelaku Capai Rp10 Juta per Bulan

“Persipura tim yang bagus dengan banyak pemain cepat.

Bermain di sana tentu sulit, tapi kami tetap punya peluang. Kuncinya kerja keras,” ujar Anang.

Meski berada dalam tekanan, PSIS tetap menargetkan hasil positif.

Tim pelatih juga terus melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa, terutama pada aspek transisi permainan.

“Transisi jadi perhatian utama. Saat menyerang lalu kehilangan bola, kami masih kurang rapat dalam mengantisipasi serangan balik. Itu yang sedang kami benahi,” paparnya.

Tak hanya itu, lini pertahanan juga menjadi fokus pembenahan agar lebih solid menghadapi agresivitas Persipura yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved