Ramadan 2026
Rangkaian Doa Setelah Salat Malam di Bulan Ramadan: Bacaan, Dalil, dan Artinya
Salat malam di bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan munajat.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Setelah salat malam Ramadan, umat Islam dianjurkan membaca doa tambahan seperti Doa Sapu Jagat, doa taubat, dan doa untuk orang tua.
- Doa-doa tersebut bersumber dari Al-Qur’an dan hadis sahih sebagai bentuk permohonan ampun dan keselamatan.
- Membiasakan doa setelah salat malam menjadi cara memperkuat spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
TRIBUNJATENG.COM - Salat malam di bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan munajat.
Selain dzikir dan doa utama setelah Witir, terdapat sejumlah doa tambahan yang dianjurkan untuk dibaca sebagai bentuk pengharapan ampunan, keselamatan, serta keberkahan hidup di dunia dan akhirat.
Berikut beberapa doa yang kerap diamalkan setelah salat malam di bulan suci:
1. Doa Sapu Jagat (QS Al-Baqarah Ayat 201)
Doa yang dikenal sebagai “Doa Sapu Jagat” bersumber dari Al-Qur’an, tepatnya Surat Al-Baqarah ayat 201.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Bacaan Latin: Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanataw wa fil aakhirati hasanataw waqinaa 'adzaaban naar
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka"
Doa ini mencakup permohonan kebaikan secara menyeluruh, baik urusan dunia maupun akhirat, sehingga banyak dibaca setelah salat malam.
Baca juga: Ramadan 2026, Kisah Transpuan Semarang Konsisten 7 Tahun Ajari Tetangga Ngaji
Baca juga: Doa Lengkap Setelah Salat Witir, Dilengkapi Arab, Latin dan Artinya
2. Doa Taubat dan Pengakuan Dosa
Taubat menjadi inti dari ibadah malam. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus untuk memohon ampun atas segala bentuk kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيْئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي؛ وَخَطَئِي وَعَمْدِي؛ وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allahummaghfirli khathi'ati wajahli, wa israfi fi amri, wa ma anta a'lamu bihi minni. Allahummaghfir li jiddi wa hazli, wa khatha'i wa 'amdi. Wa kullu dzalika 'indi. Allahummaghfirli ma qadamtu wama akhkhartu, wama asrartu, wama a'lantu, wama anta a'lamu bihi minni antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru, wa anta 'alakulli syai'in qadirun.
Artinya: Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatanbatasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaanku. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau maha kuasa ata segala sesuatu. (HR Bukhari dan Muslim).
Doa ini menegaskan sikap rendah hati seorang hamba dalam mengakui segala kekhilafan di hadapan Allah SWT.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260220_Tarawih-keliling-Bupati-Wonosobo-Afif-Nurhidayat_2.jpg)