Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2026

Qiyamul Lail di Bulan Ramadan: Amalan Sunnah Penuh Keutamaan dan Ampunan

Qiyamul Lail Ramadan menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam bulan suci.

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
MENGAJI - Suasana pengajian di bulan Ramadan. TRIBUNJATENG.COM/REZANDA AKBAR D. 

Ringkasan Berita:
  • Qiyamul Lail adalah rangkaian ibadah malam yang sangat dianjurkan selama Ramadan, dimulai setelah Isya hingga sebelum fajar.
  • Sepertiga malam terakhir menjadi waktu paling utama untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.
  • Menghidupkan malam Ramadan melalui Qiyamul Lail membuka peluang meraih ampunan dan kemuliaan Lailatul Qadar.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Qiyamul Lail Ramadan menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam bulan suci.

Amalan ini tidak hanya menghadirkan suasana spiritual yang khusyuk, tetapi juga menjadi momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui rangkaian ibadah malam.

Secara etimologis, qiyamul lail berarti “bangun di malam hari”.

Dalam praktiknya, istilah ini merujuk pada seluruh bentuk ibadah yang dilakukan setelah salat Isya hingga sebelum terbit fajar, seperti shalat Tarawih, Witir, Tahajud, membaca Al-Qur’an, hingga berdzikir.

Pada bulan Ramadan, pelaksanaan Qiyamul Lail semakin dianjurkan karena memiliki keutamaan besar, termasuk peluang meraih ampunan dan mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Blora Hari Ini, Ramadan Hari ke-10 Sabtu 28 Februari 2026

 

Pengertian dan Waktu Pelaksanaan Qiyamul Lail

Qiyamul Lail hanya dapat dilaksanakan pada malam hari, dimulai sejak masuk waktu Isya sampai menjelang fajar.

Ibadah ini mencakup berbagai jenis amalan, tidak terbatas pada satu bentuk shalat tertentu.

Salah satu bagian dari Qiyamul Lail adalah Tahajud.

Dalam penjelasan tafsir Imam Al Qurtubhi, tahajud berasal dari kata haajid, yang bermakna bangun dari tidur. 

Artinya, shalat Tahajud dikerjakan setelah seseorang tidur terlebih dahulu.

Dengan demikian, Tahajud merupakan bagian khusus dari Qiyamul Lail yang memiliki keutamaan tersendiri.

Meski dapat dilakukan sejak selepas Isya, waktu paling utama untuk melaksanakan Qiyamul Lail adalah pada sepertiga malam terakhir.

Malam dibagi menjadi tiga bagian, dan bagian terakhir dinilai paling mustajab untuk berdoa.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved