Ramadan 2026
Qiyamul Lail di Bulan Ramadan: Amalan Sunnah Penuh Keutamaan dan Ampunan
Qiyamul Lail Ramadan menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam bulan suci.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Rasulullah bersabda,
وَعَنْ أَبِي أُمَامَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : قِيْلَ لِرَسُولِ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : أَيُّ الدُّعاءِ أَسْمَعُ ؟ قَالَ : (( جَوْفَ اللَّيْلِ الآخِرِ ، وَدُبُرَ الصَّلَواتِ المَكْتُوباتِ )) . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ ،وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ )) .
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, berkata, “Ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Doa apa yang paling didengarkan?’ Beliau bersabda, ‘Doa pada pertengahan malam terakhir dan pada setiap selesai shalat wajib.’” (HR. Tirmidzi, ia katakan hadits ini hasan)
Keutamaan Qiyamul Lail di Bulan Ramadan
Berikut sejumlah keutamaan Qiyamul Lail yang menjadikannya amalan istimewa selama Ramadan:
1. Doa Dikabulkan
Waktu malam, khususnya pada sepertiga akhir, merupakan saat yang sangat mustajab untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat. Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya pada malam hari itu ada satu waktu yang tidaklah seorang muslim tepat pada waktu itu meminta kepada Allah kebaikan perkara dunia dan akhirat, melainkan Allah pasti memberikannya kepadanya. Dan waktu itu ada pada setiap malam.” ( HR. Muslim, no.757)
2. Mengangkat Derajat di Sisi Allah
Allah SWT menjanjikan kedudukan yang terpuji bagi hamba yang istiqamah menunaikan Tahajud sebagaimana firman-Nya:
“Pada Sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhan-mu menangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra : 79)
3. Kebiasaan Orang Shalih
Qiyamul Lail merupakan tradisi ibadah para orang shalih terdahulu. Amalan ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus penjaga dari perbuatan dosa. Rasulullah SAW bersabda:
“Lakukanlah Qiyamul Lail karena hal itu merupakan kebiasaan para orang shalih sebelum kalian, karena Qiyamu Lail sebagai bentuk pendekatan seorang hamba kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, pelebur kesalahan dan sebagai penolak sakt dari jasad.” (HR. Tirmidzi)
4. Jalan Meraih Lailatul Qadar
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260222_mengaji.jpg)