Ramadan 2026
Jangan Salah! Ini Waktu Terbaik Sikat Gigi Saat Puasa
Bau mulut saat berpuasa kerap menjadi keluhan yang mengganggu rasa percaya diri, terutama bagi
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Bau mulut saat puasa dipicu penurunan produksi air liur dan kondisi mulut kering.
- Menyikat gigi setelah sahur dan berbuka menjadi kunci utama menjaga napas tetap segar.
- Pola minum 2-4-2 membantu mencegah dehidrasi yang memicu bau mulut.
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bau mulut saat berpuasa kerap menjadi keluhan yang mengganggu rasa percaya diri, terutama bagi pekerja yang berinteraksi langsung dengan banyak orang.
Namun, kondisi ini bukan semata-mata akibat menahan lapar dan haus, melainkan berkaitan erat dengan kebersihan rongga mulut.
Dokter gigi di RS QIM Batang, Vivi Marizki, menjelaskan bahwa produksi air liur yang menurun selama puasa menjadi faktor utama munculnya bau mulut.
“Selama puasa, tubuh cenderung lebih sedikit memproduksi air liur.
Padahal air liur berfungsi membantu membersihkan sisa makanan dan bakteri di dalam mulut,” kata Vivi kepada Tribunjateng, Minggu (1/3/2026).
Baca juga: Daftar Lengkap Hotline KBRI dan KJRI untuk WNI di Tengah Konflik Timur Tengah
Produksi Air Liur Menurun, Bakteri Mudah Berkembang
Kondisi mulut yang kering membuat bakteri lebih cepat berkembang biak.
Akibatnya, aroma tidak sedap lebih mudah muncul jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga secara optimal.
Menurut Vivi, menjaga napas tetap segar tidak cukup hanya dengan obat kumur.
Kebiasaan menyikat gigi pada waktu yang tepat jauh lebih penting.
Ia merekomendasikan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari selama Ramadan, yaitu setelah berbuka dan sebelum tidur, serta satu kali setelah sahur.
“Setelah sahur itu penting sekali.
Karena sisa makanan yang tertinggal bisa jadi sumber bau kalau tidak dibersihkan dengan baik,” ujarnya.
Perawatan Gigi Palsu dan Pentingnya Dental Floss
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
| Takbir Bergema di Masjid Saja, Kemenag Cilacap Imbau Warga Tak Gelar Pawai Keliling Demi Keamanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260302_dokter-gigi.jpg)