Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2026

Kisah Warga Semarang Berburu Uang Baru Secara Online, Menunggu Empat Jam demi Jadwal Penukaran

Perburuan uang pecahan baru menjelang Lebaran di Kota Semarang kini tak lagi sekadar antre di bank.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
ILUSTRASI - Uang Pecahan baru milik jasa penukaran uang di kawasan Jalan Pahlawan Semarang/TRIBUNJATENG/REZANDA AKBAR D. 


“Kayaknya Bank Indonesia perlu memperbaiki sistem juga,” ucapnya.


Dewa juga mempertanyakan bagaimana para penukar uang di pinggir jalan bisa mendapatkan banyak uang baru, sementara masyarakat harus mengantre panjang melalui sistem resmi.


“Kalau pakai sistem sekarang, harusnya mereka juga susah dapat uang baru,” ujarnya.


Saat akhirnya berhasil masuk ke sistem sekitar pukul 14.00, ia memilih lokasi penukaran di Bank DBS Jalan Pandanaran Semarang.


Namun jadwal yang tersedia sudah cukup jauh karena slot penukaran di Semarang pada hari pertama langsung habis.


“Yang tersedia antrean paling pagi itu tanggal 11 Maret di Bank DBS Pandanaran,” katanya.


Ia juga mengetahui dari cerita warga lain bahwa kuota penukaran di Semarang sudah habis pada hari pertama, bahkan sebelum sore hari.


“Dari cerita Bu RT saya, sore setelah pulang kerja sudah tidak bisa dapat lokasi Semarang karena habis,” ujarnya.


Dewa menilai penggunaan komputer dengan jaringan stabil menjadi cara paling aman untuk mengikuti antrean penukaran uang secara daring.


Ia bahkan menggunakan dua layar monitor agar halaman antrean tetap terbuka tanpa harus diminimalkan.


“Pakai PC paling aman, jaringan stabil dan tidak refresh otomatis. Saya pakai dua monitor jadi tinggal geser saja ke layar sebelah,” ujarnya.


Dalam jadwal yang ia dapatkan, Dewa berencana menukar uang sebesar Rp800 ribu dalam berbagai pecahan kecil untuk kebutuhan Lebaran.


Sementara itu, pengalaman berbeda dialami Andika Setyanto, warga Semarang Utara.


Andika mengaku sempat mencoba mengikuti antrean penukaran uang secara daring, namun tidak berhasil mendapatkan jadwal.


“Saya sudah coba masuk, tapi lama sekali di waiting room. Akhirnya saya menyerah,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved