Ramadan 2026
Ngabuburit Anti Mainstream di Semarang: Anak Motor Belajar Menembak Air Soft Gun
Di sebuah lapangan tembak di kawasan tersebut, puluhan orang berdiri berjajar di balik meja.
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
Saat pertama mengangkat pistol air soft gun berwarna merah, tangannya bahkan sempat bergetar.
“Ternyata gampang-gampang susah. Ada tekanan waktu pelatuk ditekan, jadi agak sulit juga mengarahkan sasaran,” ujarnya sambil tersenyum, Senin (9/3/2026).
Meski sempat grogi, ia justru menikmati pengalaman tersebut.
“Seru sekali. Tahu-tahu sudah mau berbuka puasa,” kata pemuda yang sehari-hari gemar mengendarai motor bebek sport itu.
Kegiatan ngabuburit yang berbeda ini dipandu langsung oleh tim pelatih dari komunitas menembak.
Sudarto, Ketua Umum Roda Kompas Shooting Club, mengatakan ada satu prinsip utama dalam olahraga menembak.
“Peraturannya cuma tiga, safety, safety, dan safety,” tegasnya.
Menurutnya, air soft gun bukan sekadar permainan. Alat tersebut juga menjadi salah satu jenjang awal bagi mereka yang ingin menekuni olahraga menembak secara profesional.
Sebelum seseorang bisa menggunakan senjata api untuk olahraga, ada tahapan panjang yang harus dilalui. Semua harus mengikuti regulasi dan prosedur yang ketat.
“Tidak boleh asal-asalan. Kalau tidak sesuai aturan, bisa dianggap ilegal,” jelas Sudarto yang juga pengurus Perbakin Provinsi Jawa Tengah.
Ia juga menekankan bahwa senjata yang dimiliki untuk olahraga harus digunakan sesuai peruntukannya.
“Kalau izinnya untuk olahraga, ya dipakai untuk olahraga. Bukan untuk dipamerkan atau hal-hal yang melanggar hukum,” tambahnya.
Kegiatan ngabuburit unik ini merupakan kolaborasi antara komunitas menembak dengan Yamaha wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Nindyarto, Area Promotion YIMM Jateng, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat berbeda untuk para pecinta otomotif.
“Biasanya anak motor ngabuburit dengan touring. Kali ini kami coba sesuatu yang baru, belajar menembak,” ujarnya.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260310_air-soft-gun.jpg)