Pegadaian
Tak Perlu Antre, Pegadaian Melayani Sepenuh Hati Saat Ramadan Lewat Aplikasi Tring!
Pegadaian memastikan layanan keuangan tetap mudah diakses masyarakat selama momen Ramadan hingga Lebaran.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
Hal tersebut merupakan salah satu bentuk nyata Pegadaian selalu hadir bagi masyarakat.
Menurut Yuly, momen Ramadan biasanya memunculkan banyak usaha baru, seperti penjualan makanan, minuman hingga pakaian.
"Kita sering melihat maraknya bisnis musiman di Ramadan, baik itu makanan, minuman maupun pakaian.
Biasanya masyarakat membutuhkan modal di awal untuk usaha tersebut," ujarnya.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pegadaian menghadirkan program pinjaman dengan bunga 0 persen bagi pelaku UMKM mikro.
Program tersebut berlaku untuk pinjaman hingga Rp2,5 juta.
"Untuk usaha UMKM kecil dengan pinjaman sampai Rp2,5 juta, itu dibebaskan dari biaya bunga. Jadi istilahnya pinjaman dengan bunga 0 persen," jelasnya.
Program tersebut bertujuan membantu pelaku usaha kecil agar bisa memanfaatkan peluang usaha selama Ramadan.
"Ini memang untuk mensupport UMKM kecil yang ingin ikut memanfaatkan momen Ramadan untuk bisnis musiman," kata Yuly.
Selain itu, Pegadaian juga menyediakan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pegadaian.
Program tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha yang ingin meningkatkan skala usahanya.
"Misalnya yang sebelumnya omzetnya 100, lalu di Ramadan ingin meningkat menjadi 200 atau 300, tentu mereka butuh tambahan modal.
Di situlah kami bisa menawarkan KUR Pegadaian," ujarnya.
Program Sosial Ramadan Pegadaian
Tak hanya layanan pembiayaan, Pegadaian juga menjalankan berbagai kegiatan sosial selama Ramadan sebagai wujud Pegadaian selalu hadir untuk masyarakat. Salah satunya melalui program MPL (Mengetuk Pintu Langit).
"Program ini memberikan kesempatan bagi teman-teman di outlet untuk berkreasi melakukan kegiatan sosial," jelas Yuly.
Kegiatan sosial tersebut bisa berupa pembagian sembako, pembagian takjil hingga bantuan konsumsi untuk kegiatan ibadah seperti itikaf.
"Kegiatan itu biasanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar, misalnya di masjid terdekat, panti sosial atau komunitas yang membutuhkan," katanya.
Pesan Bijak Kelola Keuangan Saat Lebaran
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pegadaian juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam mengelola keuangan.
Menurut Yuly, Lebaran merupakan momen kebersamaan yang sangat berharga bagi keluarga.
"Momen Lebaran ini biasanya menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga yang mungkin sebelumnya berjarak, bisa berkumpul dan merayakan bersama," ujarnya.
Namun ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan keamanan rumah sebelum bepergian.
"Pastikan rumah dalam kondisi aman, terkunci rapat.
Pastikan juga listrik dan kompor sudah benar-benar aman sebelum berpergian," katanya.
Selain itu masyarakat juga diminta bijak dalam menggunakan dana, termasuk THR.
"Pastikan pengeluaran itu benar-benar untuk kebutuhan.
Bedakan antara kebutuhan dan keinginan, jangan sampai semua ingin dibeli saat Lebaran," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak agar tidak terjadi pemborosan.
"Pastikan penggunaan dana tetap dengan bijak.
Jangan sampai THR benar-benar habis karena pengeluaran yang tidak terencana,” pungkasnya. (jti)
Tribunjateng.com
pegadaian
melayani sepenuh hati
pegadaian selalu hadir
mudik nyaman bersama
Muh Radlis
Permata Putra Sejati
| Pegadaian Melayani Sepenuh Hati, Pastikan Layanan Tetap Hadir Selama Ramadan dan Lebaran |
|
|---|
| Melalui TRING! by Pegadaian, Pelayanan Tetap Bisa Diakses Meski Libur Lebaran |
|
|---|
| Mudik Tanpa Biaya, Pegadaian Semarang Ringankan Beban Ria Sekeluarga ke Blitar |
|
|---|
| Karyawan PT Pegadaian Bikin Surat Terbuka ke Presiden Joko Widodo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260318_Yuly-Arsianty.jpg)