Alasan Ammar Zoni Tak Mau Bayar Rp 3 Miliar hingga Dimasukkan Sel Tikus
Ammar Zoni menceritakan kisahnya selama menjadi terdakwa kasus peredaran narkoba. Dari diperas hingga mendekam di sel tikus
Ringkasan Berita:
- Ammar Zoni mengaku sempat mendekam di sel tikus selama dua bulan.
- Menurut Ammar, hal itu dialaminya karena ia menolak membayar sejumlah uang.
- Ammar Zoni juga membeberkan adanya perdagangan narkoba di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat.
TRIBUNJATENG.COM – Ammar Zoni menceritakan kisahnya selama menjadi terdakwa kasus peredaran narkoba.
Dari diperas yang totalnya mencapai Rp 3 miliar hingga mendekam di sel tikus selama dua bulan.
Hal itu dikatakan Ammar kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Sidang kali ini beragendakan pemeriksaan terdakwa.
Baca juga: Ammar Zoni Minta Rekaman CCTV Tanggal 3 Januari 2025 Dihadirkan di Sidang: Akan Membuktikan Semua
• Kabar Duka Praka Satria Taopan Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB Papua, Senjata Dirampas
Dugaan pemerasan Rp 3 miliar
Ammar Zoni mengaku diperas oleh oknum penyidik polisi terkait kasus peredaran narkoba yang menjeratnya.
Saat itu, Ammar diminta membayar Rp 300 juta agar kasusnya tidak berlanjut ke persidangan.
Bahkan, oknum tersebut meminta Ammar menanggung 10 tahanan lain dengan total bayaran Rp 3 miliar dalam kasus yang sama.
“Namun pada kenyataannya, dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara, ‘Ya sudahlah, yang jelas lu mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik. Yang penting lu siapkan dana Rp 300 juta per kepala’,” kata Ammar Zoni di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Kamis.
“Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, Rp 3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang, lho, ini pemerasan namanya,” tambah Ammar.
Meski demikian, Ammar langsung menolak permintaan tersebut.
“Jangankan Rp 300 juta, Rp 3 juta juga saya enggak mau bayar. Dia membuat saya seolah-olah saya menjadi induknya, gitu loh. Saya menjadi orang terakhirnya,” tutur Ammar.
Mendekam di sel tikus
Ammar Zoni mengaku sempat mendekam di sel tikus selama dua bulan.
Menurut Ammar, hal itu dialaminya karena ia menolak membayar dugaan pemerasan tersebut.
“Penyidik ini bilang kalau ini enggak akan naik, kalau bisa ini segala macam, sudah tenang saja. Dan pada dasarnya, kita setelah itu ditaruh di sel tikus selama dua bulan. Saya ngerasain sel tikus untuk sesuatu hal yang enggak saya lakukan,” ungkap Ammar.
Beberkan peredaran narkoba
Ammar Zoni juga membeberkan adanya perdagangan narkoba di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat. “Saya tahu ada peredaran narkoba,” ujar Ammar.
| Sehari Pasca Kecelakaan Bus Rombongan SMPN 2 Brangsong Kendal, Ini Kata Bupati Tika |
|
|---|
| 100 Meter Sebelum Bus Sugeng Rahayu Tabrak Warung di Banyumas, Sempat Turunkan 2 Penumpang |
|
|---|
| Inilah Jenis Kambing yang Paling Diburu Warga Untuk Kurban Iduladha di Blora |
|
|---|
| Inilah Daftar ASN di Brebes yang Paling Banyak Memanfaatkan Presensi Ilegal |
|
|---|
| Efek Kecanduan Judi Online, Pria Pegawai Rumah Sakit Boyolali Gelapkan Uang Rp559 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251107_Ammar-Zoni.jpg)