Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemkot Semarang

Dukung Mageri Segoro, Agustina Wilujeng Gerakkan Tanam Cemara Laut di Pesisir Kota Semarang

Agustina Wilujeng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pesisir Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
PENANAMAN CEMARA LAUT: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pesisir Kota Semarang melalui kegiatan penanaman cemara laut dalam rangka Program Mageri Segoro yang digelar di kawasan Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Rabu (15/10/2025). Program Mageri Segoro merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat ketahanan pesisir dari ancaman abrasi, rob, dan penurunan tanah. (Dok Pemkot Semarang) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga pesisir Kota Semarang melalui kegiatan penanaman cemara laut dalam rangka Program Mageri Segoro yang digelar di kawasan Pantai Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Rabu (15/10/2025).

Program Mageri Segoro, yang berarti memagari laut, merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat ketahanan pesisir dari ancaman abrasi, rob, dan penurunan tanah.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 17 kabupaten/kota pesisir se-Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang yang menjadi salah satu titik penting dengan fokus penanaman cemara laut di kawasan Mangunharjo.

Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa menjaga pantai sama halnya dengan menjaga rumah sendiri.

"Bagi Kota Semarang, pantai ini seperti pagar rumah. Kalau pagarnya rusak, rumah juga akan terasa tidak aman karena terpapar langsung oleh gangguan dari luar."

"Maka jika pantai ini ibarat pagar, harus dikokohkan untuk menghadapi gelombang, abrasi, dan rob yang semakin sering terjadi," ujarnya.

Baca juga: Pertempuran Lima Hari di Semarang, Agustina Wilujeng Libatkan Generasi Muda Perkuat Patriotisme

Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan hanya seremoni, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama menjaga keseimbangan lingkungan.

"Hari ini kita menanam cemara laut dan mangrove. Bersama itu, kita menanam harapan agar garis pantai Semarang tidak terus mundur dan agar laut tetap menjadi sahabat kita, bukan ancaman," tuturnya.

Dirinya juga menyoroti ancaman penurunan tanah (land subsidence) di Semarang yang berpadu dengan kenaikan muka air laut yang memperparah banjir rob di wilayah pesisir.

Melalui program Mageri Segoro, Agustina mengajak seluruh pihak ikut menanam pohon sebagai pagar alami kota. 

"Dengan program Mageri Segoro ini, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memagari laut dengan cara yang paling alami, yaitu dengan menanam pohon," jelasnya.

Namun, menurutnya, upaya penanaman saja tidak cukup tanpa diikuti kebijakan berkelanjutan.

"Penanaman pohon tidak cukup, harus dilengkapi langkah ekologis lain termasuk berbagai macam kebijakan teknis dan sosial."

"Dengan membangun budaya cinta lingkungan hidup, dengan membangun budaya cinta menanam pohon, karenanya kita kerjakan ulang, kita monitor ulang program untuk menanam satu orang satu pohon minimal setiap tahunnya," tegas Agustina.

Baca juga: Wali Kota Agustina Wilujeng Tegaskan Komitmen Jadi Pemimpin untuk Semua Warga Semarang

Kegiatan di Kota Semarang mendapat dukungan dari 26 perusahaan melalui program CSR, di antaranya PT Indofood Noodle, PLN, Pertamina, PT Sido Muncul, PT PHAPROS, PT Kubota, PT Victoria Care, dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma dan perusahaan lain.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved